Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menggelar dialog interaktif dan kuliah umum Melalui acara Pajak Bertutur. Tujuan dari kegiatan pajak bertutur adalah mewujudkan generasi yang mempunyai kesadaran pajak.
Melalui teleconference, Menkeu berdialog dengan anak-anak SDN Ende, SMPN 3 dan SMAN 1 Semarang pada Jumat pagi (11/08/2017) di gedung pusat Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Ani ingin masyarakat mulai dari tingkat sekolah harus mulai menyadari bahwa membayar pajak diperlukan untuk kemaslahatan masyarakat dan menjalankan negara.
Tanpa kesadaran masyarakat untuk berkontribusi dalam membayar pajak maka negara Indonesia tidak akan menjadi negara maju.
"Uang pajak tersebut disalurkan untuk kemaslahatan masyarakat seperti pembangunan sekolah, rumah sakit, jalan raya yang pada akhirnya akan dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.
Pada siang harinya, Ani memaparkan kuliah umum di tempat yang sama dihadapan mahasiswa yang berasal dari Universitas Indonesia, Politeknik Keuangan Negara STAN, STIE Perbanas, STIAMI dan Universitas Bina Nusantara.
Ani menjelaskan agar manusia bisa menjadi aset dan tidak menjadi liability atau kewajiban, maka perlu investasi di bidang pendidikan dan kesehatan.
“Manusia bisa jadi aset bisa juga jadi liability atau kewajiban. Supaya 257 juta (jiwa rakyat Indonesia) jadi aset semua dia tidak akan terjadi dengan sendirinya. Biar tidak jadi liability, maka kita perlu invest di pendidikan dan kesehatan,” katanya.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Pajak Sedan Turun di Tahun Ini
Melalui acara Pajak Bertutur, juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk pendidikan peningkatan kesadaran pendidikan pajak sejak dini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina