Suara.com - Pemerintah memastikan bahwa pajak sedan bakal diturunkan demi memacu penjualan sedan di Indonesia hingga mendorong lokalisasi produksi plus ekspornya dari Indonesia. Penurunan tersebut harus terjadi tahun ini, meski waktunya belum bisa dirincikan.
Struktur pajak kendaraan di Indonesia memang kerap disebut unik oleh pelaku-pelaku industri. Pasalnya, pajak penjualan barang mewah (PPnBM) untuk sedan lebih mahal dibandingkan model lain seperti sport utility vehicle (SUV) dan multi purpose vehicle (MPV).
Hal itu membuat harga jual sedan menjadi mahal dan tak menarik bagi konsumen. Pabrikan pun ogah memproduksinya di Indonesia.
Pelaku-pelaku industri otomotif, melalui Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), telah secara resmi mengajukan penurunan pajak sedan kepada pemerintah setidaknya sejak setahun belakangan. Para pabrikan menginginkan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) sedan disamakan dengan SUV maupun MPV.
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa mereka sedang memperbaiki struktur PPnBM kendaraan yang saat ini masih dipisahkan antara kendaraan 'dua boks' untuk sedan dengan 'tiga boks' bagi model lainnya.
"Sekarang tidak dibedakan. Dalam regulasi ini kami akan melakukan harmonisasi struktur pajak karena potensi ekspor sedan bisa meningkat," ujarnya dalam Gaikindo International Automotive Conference 2017, Jumat (11/8/2017) di Serpong, Tangerang.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengajukan penyamaan struktur pajak kepada Kementerian Keuangan sesegera mungkin. Bersamaan dengan itu, akan diserahkan pula pengajuan insentif pajak di regulasi low carbon emission vehicle (LCEV).
"Untuk (pajak) kelompok jenis kendaraan bisa kita percepat, seperti untuk sedan, MPV, SUV. Itu, kan, aturannya di PPnBM. Tapi kalau yang LCEV kami perlu hitung dulu, jangan sampai penerimaan negara terganggu," papar Putu.
"Sekarang kalau mau beli sedan itu terlalu mahal. Makanya struktur pajak harus kita ubah. Harus tahun ini," tegas dia lagi.
Wakil Presiden Jusuf Kalla, di sisi lain, berharap bahwa ekspor mobil nantinya menjadi lebih mudah setelah pemerintah membangun infrastruktur untuk mereduksi biaya logistiknya. Di antaranya ialah dengan membangun Pelabuhan Patimban yang memiliki terminal khusus pengiriman mobil.
Berita Terkait
-
7 Mobil Bekas Raja Jalanan yang Harganya Jatuh, Cocok untuk Keluarga dengan Finansial Stabil
-
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Hanya Ditunda Sementara Sampai Ekonomi Pulih
-
Mobil Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, BYD Angkat Bicara...
-
Kapan Berlakunya Kenaikan Pajak Mobil Listrik? Segini Taksiran Perubahannya
-
Daftar Harga dan Biaya Pajak Mobil Listrik BYD, Investasi Buat Jangka Panjang
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat
-
Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn
-
Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara
-
Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026
-
Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan