Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Edi Sumantri mengatakan sebanyak 1.640 kendaraan mewah di Ibu Kota belum membayar pajak.
"Bahkan ada kendaran mewah Ferarri terakhir bayar pajak 2012, lima tahun belum bayar pajak. Ada seorang artis terakhir bayar pajak 2015 sudah dua tahun belum bayar pajak. Ini akan kita kejar terus," ujar Edi di gedung BPRD Provinsi Jakarta, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (23/8/2017).
Menurut Edi, banyaknya tunggakan pajak dari kendaraan mewah karena pemerintah Jakarta sebelumnya hanya melakukan imbauan dan mengirimkan surat. Kali ini, pemilik kendaraan mewah yang belum dan tidak mau membayar pajak akan ditindak tegas hingga berujung ke penyitaan.
"Kami pikir keterlambatan mereka unsur kekhilafan. Karena kesibukan mereka, mereka hilaf. Maka kebijalan kami melakukan administrasi denda (pemutihan hingga 31 Agustus 2017)," kata Edi.
Edi mencontohkan dengan kendaraan mewah merek Ferarri seharga Rp10 miliar. Pajak kendaraan tersebut dua persen dari harga mobil. Penunggak pajak harus membayar denda pajak apabila pembayaraannya dilakukan setelah tanggal 31 Agustus.
Pajak yang diberakukan pada mobil pertama dan kedua berbeda berbeda. Kalau untuk pajak pertama hanya 2 persen, untuk kendaraan kedua menjadi 2,5 persen dari harga mobil karena kena progresif.
"Mobil ketiga, 3 persen. Jadi ada kenaikan 0,5 persen per-kepemilikan kendaraan," kata dia.
Kemarin, BPRD Jakarta dan Dirlantas Polda Metro Jaya menyambangi rumah pasangan artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di The Green Antara Residence, Jakarta Selatan. Kedatangan untuk memberitahukan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PBK).
Baca Juga: Ini Daftar Mobil Mewah Keluarga Raffi Ahmad yang Tunggak Pajak
Meski begitu, Edi mengatakan masyarakat yang menunggak pajak beragam.
"Kalangan artis tidak terlalu banyak. Jadi para pengusaha dengan nama perusahaan, para pejabat, para pengacara pun ada. Jadi beragam," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik