Pemerintah pusat memasukkan dua bandara di Maluku Utara (Malut) yakni Bandara Sultan Babullah di Kota Ternate dan Bandara Leo Wattimena di Kabupaten Pulau Morotai dalam proyek strategis nasional.
"Masuknya kedua bandara itu dalam proyek strategis nasional merupakan hasil dari lobi Pemprov Malut ke pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur di Malut, khususnya infrastruktur transportasi udara," kata Kepala Bappeda Malut Syamsudin Banyo di Ternate, Maluku Utara, Selasa (12/9/2017).
Khusus Bandara Sultan Babullah Ternate, pada tahun ini mendapat anggaran sebesar Rp48,6 miliar yang akan diarahkan pada revitalisasi berbagai infrastruktur di bandara itu, seperti penataan terminal penumpang dan penambahan panjang landasan.
Sedangkan Bandara Leo Wattimena, menurut Syamsudin Banyo, anggaran yang akan dialokasikan belum diketahui, tetapi bandara peninggalan sekutu pada Perang Dunia II ini akan dikembangkan menjadi bandara internasional.
Pemerintah pusat mengembangkan bandara itu menjadi bandara internasional untuk mendukung pengembangan Pulau Morotai sebagai tujuan wisata dunia, yang ditargetkan mampu menarik sedikitnya lima juta wisatawan setiap tahun.
Syamsudin Banyo mengatakan pihak Pemprov Malut terus pula mengupayakan sejumlah bandara lainnya di Malut masuk dalam proyek strategis nasional, di antaranya Bandara Kuabang Kao di Kabupaten Halmahera Utara dan Bandara Usman Sadik Labuha di Kabupaten Halmahera Selatan.
Bandara Kuabang Kao akan dijadikan sebagai bandara alternatif di Malut, jika Bandara Sultan Babullah Ternate, yang menjadi pintu utama keluar masuk Malut melalui udara, aktivitasnya ditutup akibat erupsi Gunung Gamalama, seperti yang sering terjadi selama ini.
Sedangkan Bandara Usman Sadik akan dijadikan pintu masuk wisatawan ke Halmahera Selatan, khususnya yang akan mengunjungi objek wisata Pulau Widi, selain itu juga untuk mendukung kegiatan ekspor perikanan dari daerah penghasil ikan tersebar Malut ini, ujar Syamsudin Banyo. (Antara)
Baca Juga: Menhub: Pembangunan Jalur Kereta Bandara Sudah 82 Persen
Tag
Berita Terkait
-
Konstruksi Jalan Tol Balikpapan - Samarinda Mencapai 25,92 Persen
-
Dibangun Sejak 1996, Tol Jombang - Mojokerto Sempat Mangkrak
-
Basuki: Kementerian PUPR Jadi Tumpuan Bangun Infrastruktur
-
Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Jombang - Mojokerto
-
Jokowi Tegaskan Vitalnya Peran Swasta dalam Proyek Infrastruktur
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok