PT Pertamina (Persero) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., hari ini, Rabu (20/9/2017) melanjutkan kerja sama optimalisasi likuiditas perusahaan, melalui program Notional Pooling yang dikelola oleh Bank Mandiri. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman serta Direktur Wholesale Banking Bank Mandiri, Royke Tumilaar, di Kantor Pusat Pertamina.
Notional Pooling merupakan layanan cash management melalui mekanisme konsolidasi saldo Rekening Peserta Pooling yang bertujuan untuk mengoptimalisasi pengelolaan dana. Melalui layanan ini, perusahaan dan anak perusahaan dapat mengoptimalkan likuiditas perusahaan secara konsolidasi, dalam upaya memperbaiki struktur keuangan.
Dengan demikian, apabila terdapat anak perusahaan yang memerlukan likuiditas bisa menggunakan excess liquidity dalam saldo konsolidasi antar entitas di Pertamina Group dengan Notional Pooling, sehingga memberikan manfaat yang cukup signifikan.
Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman menyatakan kerja sama ini merupakan salah satu upaya perusahaan dalam mewujudkan perbaikan struktur keuangan dan merupakan bagian dari proritas strategis perusahaan. “Harapan kami kerja sama ini akan mendukung tujuan perusahaan menjadi World Class Treasury Center di tahun 2019,” jelasnya.
Sementara itu Direktur Wholesale Banking Bank Mandiri, Royke Tumilaar menyambut baik sinergi antara BUMN ini. Dengan layanan Notional Pooling yang didukung kesiapan teknologi, Bank Mandiri optimistis fitur layanan ini dapat memberikan solusi terbaik kepada Pertamina Group. Baik dalam memenuhi kebutuhan modal kerja usaha ataupun meningkatkan efisisien dan efektivitas operasional grup perusahaan. Selain mendapatkan yield jasa giro yang lebih baik, peserta Notional Pooling juga menggunakan saldo konsolidasi sebagai fasilitas untuk modal kerja atau kegiatan operasional perusahaan Penggunaan atau penarikan fasilitas tersebut pun sangat fleksibel dan kapan saja, selama masih berada di bawah limit defisit yang diperkenankan.
“Kerjasama dalam bentuk sinergi BUMN ini menjadi bukti dukungan kami kepada Pertamina sehingga dapat membantu perusahaan dalam mewujudkan continous improvement termasuk pada struktur keuangan yang merupakan hal penting di perusahaan. Kami juga berkomitmen untuk memperkuat kerjasama ini dengan berbagai inovasi layanan dan produk dari Bank Mandiri dalam mewujudkan visi Pertamina sebagai World Class Energy Company,” ujarnya.
Kerja sama kali ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah dijalin Pertamina dan Bank Mandiri sebelumnya pada 15 Agustus 2016 melalui Perjanjian Kerja sama untuk Notional Pooling dengan peserta Pertamina dan anak perusahaan, PT Pertamina Patra Niaga. Seiring waktu berjalan, pada 4 Oktober 2016 terjadi penambahan 4 entitas peserta yakni PT Pertamina Retail, PT Pertamina Trans Kontinental, PT Pertamina Training & Consulting dan PT Patra Jasa.
Untuk kali ini perjanjian dilakukan addendum kedua dimana dilakukan penambahan 4 anak perusahaan peserta lagi yakni PT Pertamina EP, PT Pertamina Lubricants, PT Pelita Air Service dan PT Pertamina International Shipping.
Baca Juga: Transaksi Elektronik Bank Mandiri Rp6,3 triliun per Hari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN