Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengatakan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) masih mampu untuk menuntaskan proyek pengadaan listrik 35 ribu megawatt. Keyakinan ini tidak berubah meskipun sejumlah kalangan meragukan kesehatan keuangan perusahaan tersebut.
Pernyataan Rini ini menyusul pemberitaan soal surat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral serta Menteri Badan Usaha Milik Negara terkait dengan kekhawatiran soal utang dari PLN dalam program listri 35 ribu megawatt yang bisa memicu risiko keuangan negara.
“Jadi wajar juga jika Menteri Keuangan mengingatkan agar PLN dengan proyek yang banyak harus menjaga rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) perusahaan," kata Rini saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2017).
Rini menyatakan tak akan mengubah investasi PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) pada megaproyek listrik 35 ribu megawatt. Menurut Rini, kondisi keuangan PLN saat ini sehat untuk membangun pembangkit sekaligus menyelesaikan jaringan transmisi dan distribusi.
“Jadi tak perlu ada yang dikhawatirkan. Wajar bu menkeu hanya mengingatkan, tapi kami tahu apa yang kami lakukan,” ujarnya.
Surat dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang tersebar ke publik, itu di antaranya berisi permintaan agar merevisi proyek pembangunan tenaga listrik 35 ribu megawatt yang dilakukan PLN. PLN dinilai berpotensi gagal memenuhi target lantaran kondisi keuangan perseroan semakin memburuk.
Selain proyek listrik, dalam surat bernomor S-781/MK.08/2017 tertanggal 19 September 2017 itu disebutkan kinerja keuangan PLN terus menurun lantaran membengkaknya kewajiban korporasi memenuhi pembayaran pokok dan bunga pinjaman.
Baca Juga: Surat Menkeu Bocor, Sofyan Basir: Keuangan PLN Sehat Sekali
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
OJK Pangkas Pembaruan Status SLIK, Akses KPR dan Kredit UMKM Dipercepat
-
Kerugian Tembus Rp9,3 Triliun, OJK Ungkap Fakta Mengejutkan dari 'Love Scam'
-
Unilever Global Mau Investasi ke RI Bulan Depan, Proyek Diresmikan di Sumatra Utara
-
BTN Borong Lima Penghargaan Internasional, Transformasi Beyond Mortgage Makin Diakui
-
Di Bawah Danantara, PNM Buka Pekerjaan Puluhan Ribu Lulusan SMA/SMK dari Keluarga Prasejahtera
-
Perombakan di Manajemen Danantara, Pahala Mansury Jadi Managing Director
-
Rupiah Terkapar Lemah Hari Ini, Sempat ke Level Rp18.000
-
Omnichannel Jadi Solusi Menjawab Perubahan Perilaku Konsumen
-
Emak-emak Kecantol 'Cinta Online', Berujung Duit Rp120 Miliar Lenyap
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?