Suara.com - Produsen cat dekoratif ternama di tanah air, Avian Brands meluncurkan lini produk terbaru di bahan bangunan, yakni construction adhesive. Untuk perkuat bisnisnya Avian Brands menggandeng perusahaan ternama dari Australia, Selleys (DGL International), dengan menggunakan nama aliansi bersama PT Avian Selleys Indonesia.
“Melalui kerjasama ini komitmen investasi jutaan dollar telah disepakati untuk meluncurkan serangkaian produk baru pada segmen perekat konstruksi. Prioritas penggunaan dana dialokasikan untuk pembangunan pabrik, promosi produk, pelatihan produk ke pemakai, serta aktifitas marketing lainnya.”, ujar President Director of Avian Brands, Wijono Tanoko dalam keterangan resminya.
Avian Brands sebagai perusahaan cat terkemuka dari Indonesia, selama ini fokus di segment cat dekoratif, harus bersaing dengan banyaknya perusahaan global yang telah masuk ke pasar Indonesia. Untuk itu, perusahaan menambah lini produk di bidang perekat konstruksi (construction adhesive), seperti perekat, sealant, pengisi, dan pelumas konstruksi.
Sementara merek Selleys dari DGL International hadir di Australia sejak tahun 1939, dipercaya memiliki keahlian dan kemampuan di bidang tersebut.
Richard Stuckes selaku Chief Operating Officer of DGL International (Selleys) menyatakan, kerja sama ini adalah kesempatan menarik untuk memasarkan produk ke Indonesia dengan cara yang jauh lebih besar.
"Ini sesuai dengan strategi kami untuk memperluas Selleys di luar Australia dan Selandia Baru. Usaha patungan ini akan membangun kehadiran kami di Asia, di mana Selleys telah terjual dengan baik di pasar yang dipilih selama
beberapa tahun," katanya.
Melalui usaha patungan PT Avian Selleys Indonesia, seluruh produk perekat konstruksi mulai diproduksi tahun 2018 mendatang akan dipasarkan melalui 67 kantor distribusi yang dimiliki PT. Avia Avian di seluruh Indonesia. Saat ini dengan total kapasitas luasan gudang lebih dari 140.000 meter persegi didukung oleh sekitar 400 armada pengiriman, membuat ketersediaan produk dari PT. Avian Selleys Indonesia di toko-toko bangunan akan selalu terpenuhi.
Hermanto Tanoko, Presiden Komisaris Avian Brands menambahkan, produk-produk PT. Avian Selleys Indonesia akan membantu kontraktor menyelesaikan perbaikan rumah dengan lebih praktis, didukung oleh produk yang lebih handal dan lebih mudah diaplikasikan.
Baca Juga: Industri Alas Kaki Agresif Ekspansi Bangun Pabrik
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
RI Boncos! Ini Alasan AS Tetapkan Tarif 104 Persen Produk Panel Surya Indonesia
-
Optimalkan Jualan Online, UMKM Kue Kering Alami Lonjakan Pesanan hingga 100% Jelang Lebaran
-
Harga Emas 27 Februari 2026 di Pegadaian Stabil, Saatnya Beli?
-
Dividen TLKM Bakal Lebih Besar dari Tahun Lalu, Kapan Cair?
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%