Suara.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto membantah kabar pemerintah akan menjual anak usaha perusahaan badan usaha milik negara.
“Kementerian BUMN menegaskan bahwa sampai dengan saat ini tidak ada rencana penjualan BUMN," ujar Airlangga saat menggantikan Menteri BUMN Rini Soemarno dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2017).
Kalaupun ada rencana penjualan anak usaha BUMN, kata Airlangga, prosesnya tentu melalui privatisasi sesuai dengan undang-undang dan ketentuan yang berlaku.
“Yang pasti kalau ada penjulan tentunya harus ada surat resmi pemerintah ke DPR untuk privatisasi. Jadi memang tidak ada remcana penjualan. Justru tahun ini akan ada IPO,” katanya.
Airlangga mengatakan ada empat anak usaha BUMN yang akan melantai di pasar modal Indonesia melalui skema Initial Public Offering.
“Disebutkan empat BUMN yang IPO pertama GMF listing hari ini Rp 1,13 triliun, kedua PT. PP Presisi rencana Rp3 triliun lagi bidding, ketiga Wika Gedung, dana diharapkan Rp3 triliun, masih registrasi di OJK, keempat, PT. IPC Marine Service, lagi di OJK," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Pegadaian Raih Predikat 'Best of the Best' di BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2026
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen
-
Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun
-
Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK
-
TPIA, BREN, DSSA Biang Kerok, IHSG Ditutup Nyaman Berada di Zona Merah
-
Strategi Investasi Usai Rebalancing MSCI: Saatnya Wait and See atau Borong Blue Chip?
-
Baru IPO! 95,82 Persen Saham WBSA Ternyata Dikuasai Beberapa Pihak, Bakal Jadi Sorotan MSCI?
-
Nilai Tukar Rupiah Menguat Jelang Long Weekend, Ini Penyebabnya
-
Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa
-
Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara
-
Kemendag Bakal Wajibkan Marketplace Transparan soal Biaya Admin Seller