Suara.com - Lewat Banten Expo 2017, Gubernur Banten Wahidin Halim ingin menunjukan kepada dunia bahwa daerahnya bukan terbelakang, sebagaimana angapan banyak orang selama ini.
“Banten dianggap tidak beradab, keterbelakanglah kampungan, nggaklah Banten punya ini, Banten punya semuanya,” kata Wahidin di Hall 10 Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Banten, Kamis (16/11/2017).
Wahidin mengatakan Banten Expo 2017 merupakan acara pertama yang menampilkan berbagai macam potensi daerah.
Wahidin mengatakan ekonomi daerahnya tumbuh terus. Terakhir, pertumbuhan ekonomi Banten mencapai 5,26 persen, yang mana sebelumnya hanya 5,04 persen.
Kenaikan pertumbuhan ekonomi Banten masuk dalam ketegori di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain itu, kata Wahidin, Banten memiliki banyak kekayaan alam yang dapat dieksplor lebih jauh. Itu sebabnya, masyarakat Banten mesti bangga melestarikan kekayaan lokal.
“Banten luar biasa kekayaannya, potensinya, mau bicara apa tentang Banten? Kita punya bandara, laut, pertanian yang menurut penelitian cocok untuk kedelai,” ujarnya.
Itu sebabnya, Wahidin mengajak masyarakat bersama-sama membangun infrastruktur dan mengelola sumber daya yang begitu besar.
Dia menekankan saatnya Banten keluar dan menunjukkan diri. (Maidian Reviani)
Tag
Berita Terkait
-
Kemarau Bongkar Jejak Permukiman yang Tenggelam di Bendungan Karian
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim