“Harapan saya, kalau misalkan nggak ada subsidi ya bentuknya yang ini aja lah, 3kg, nggak ada subsidi nggak apa-apa, dengan harga berapa sesusai ketentuannyalah, nggak
usah ganti tabung gas lah, harganya pun beda, kan ribet lagi,” lanjutnya.
Saat Tomi memaparkan harapannya, Herman menyahuti kalau subsidi akan dicabut maka harus dicabut pula tulisan yang tertera di tabung gas 3 Kg bersubsidi yang berbunyi “HANYA UNTUK MASYARAKAT MISKIN”.
“Kalo subsidi dicabut nih kata-kata (sambil menunjuk tulisan yang ada ditabung gas 3 Kg) hanya untuk rakyat miskin dicabut, uda nggak cocok !,” sahut Herman Sopir Agen Gas 3kg.
Tomi pun tidak merasa kecewa dengan adanya krisi gas 3 Kg. Namun Tomi menginginkan gas 3 Kg tetap tersedia. “Kecewa sih nggak, judulnya sih yang penting ada,” kata Tomi.
Ketika salah satu pedagang disekitar Karet Tengsin diwawancara oleh suara.com, juga mengalami susahnya mencari gas 3 Kg. “Sekarang lumayan susah dapetnya,” kata Jarot, pedagang kentang goreng.
Sejak seminggu yang lalu Jarot susah mendapatkan gas 3 Kg. “Sejak seminggu yang lalu,” kata Jarot.
Sebagai pedagang Jarot merasa kecewa dengan adabya krisis tersebut. “Kecewalah, kita kan buat kebutuhan dagang tiap hari,” kata Jarot.
Jarot mengharapkan agar krisis gas 3 Kg dapat selesai dan lancar seperti sebelumnya. “Semoga bisa lancar deh,” kata Jarot.
Beda lagi dengan daerah Sawah Besar. Salah satu agen gas 3 Kg, Siane mengaku tidak memiliki kendala sampai saat ini.
Baca Juga: Pertamina Ingatan PNS DKI Jangan Pakai Tabung Gas 3Kg
“Sementara nggak ada masalah sih, cuma pembelinya yang membeludak,” kata Siane Agen gas 3kg di Jalan C Karang Anyar, Nomor 9, RT 7, RW 3, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Sejak Senin (4/12/2017) Siane mulai merasakan pembeli yang membeludak. “Kayaknya sejak hari Senin deh,” kata Siane.
Siena pun merasa kaget karena konsumen yang datang ke agennya banyak yang bukan langganannya. “Waktu tanggal 30 saya liburin orang-orang saya, saya pikir kendalanya disitu, saya juga nggak tau kalo diluar sana banyak yang kurang (gas 3kg), saya taunya kok bukan langganan saya pada dateng,” kata Siane.
Karena membludaknya konsumen, Siane mengurangi kebutuhan pelanggannya sekitar 20 persen dan menjualnya kepada konsumen lain satu orang hanya dapat membeli satu gas 3 Kg.
“Kebutuhan langganan saya, saya kurangin, buat mereka yang butuh buat masak, kalo saya ngikutin mereka, saya kurang,” kata Siane.
Berita Terkait
-
Antrean Gas LPG 3 Kg Renggut Nyawa Ibu Renta, Pakar UGM Ikut Teriris: Inikah yang Dimau Pemerintah?
-
Kebijakan Dinilai Mundur: Prabowo Masak Tega Lihat Rakyatnya Panas-panasan Demi Antre Gas Elpiji 3 Kg?
-
Petaka Antrean Gas Melon 3 Kg di Tangsel, Detik-detik Nenek Yonih Ucap Allahu Akbar Sebelum Meninggal
-
Cara Jadi Agen Gas LPG 3 Kg Terbaru 2025, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya!
-
Sidak di Lokasi Usaha, Pertamina Regional Jateng Selamatkan Kuota Subsidi 1.860 Tabung Elpiji 3 Kg
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran
-
IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik
-
Purbaya Turun Tangan Selesaikan Proyek Jumbo Gas Abadi Masela
-
Transformasi Gaya Hidup Pintar, Produk Smart Home Makin Canggih Berkat AI
-
Kemenkeu Kantongi Rp 14,15 Triliun dari Penunggak Pajak Jumbo
-
Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Tuntutan Buruh Minta THR Bebas Pajak
-
Klarifikasi DPR soal Polemik MBG Sedot Anggaran Pendidikan
-
BI Ungkap Banyak Orang dan Korporasi Malas Ajukan Kredit Bank
-
Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Gimana Nasib Penerbangan Umrah?
-
Bank Mega Syariah Gaet DPK Lewat Tabungan Kurban