Suara.com - Direktur Utama PT. Bank Tabungan Negara menargetkan bisa menyalurkan pembiayaan KPR sebanyak 750 ribu unit rumah pada 2018.
"Target itu, terdiri atas penyaluran kredit perumahan subsidi untuk 536.868 unit rumah dan 213.132 kredit perumahan non-subsidi," kata Maryono di Menara BTN, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018). Pada 2017, BTN berhasil menyalurkan pembiayan KPR sebanyak 667.312 unit rumah.
Maryono meyakini target tersebut bisa dicapai. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal. Hal ini juga bisa mendongkrak pertumbuhan di sektor peoperti.
Maryono mengungkapkan, ada beberapa strategi untuk mencapai target tersebut. Salah satunya adalah menggelar berbagai pameran perumahan. Dengan cara tersebut, pihaknya optimis bisa mencapai target pembiyaan perumahan.
"Minimal dua kali dalam setahun," katanya.
Selain itu, lanjut Maryono, dari sisi pasokan rumah, BTN bakal mengupayakan sejumlah langkah seperti pemberian pembiayaan pembebasan lahan dan pembiayaan pembangunan perumahan.
"Kami terus melakukan sinergi dengan stakeholders perumahan untuk mempercepat penyediaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal