Suara.com - Disaksikan 1.270 mahasiswa dari Makassar yang memadati Auditorium Baruga Andi Pangerang Pettarani Universitas Hasanuddin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko melempar tantangan kunci agar anak muda zaman now harus berani berinvosi. “Innovate or die! Ayo berinovasi atau mati terlindas perubahan,” kata Moeldoko dalam Diskusi Nasional Millennial Menuju 2045, Selasa, 27 Februari 2018.
Dalam paparannya selama lebih dari satu jam, Panglima TNI 2013-2015 mengingatkan generasi muda tentang cepatnya tantangan digitalisasi, teknologi robot, serta kecerdasan artisial lainnya. Dijelaskannya, pemerintah memiliki desain dan cetak biru konkret menuju Indonesia Emas 2045.
“Presiden Jokowi memiliki arah pembangunan untuk mempersiapkan Indonesia dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digitalisasi dan masa depan,” kata Moeldoko.
Tiga arah pembangunan itu yakni pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, sumber daya manusia dan aparatur yang unggul, serta meningkatkan daya saing dan pengaruh Indonesia di panggung internasional.
Kepala Staf Kepresidenan mengingatkan agar anak muda kita jangan minder bersaing di pentas global. “Indonesia sudah kian diperhitungkan di antara negara-negara maju,” ungkapnya. Ia memaparkan data, pertumbuhan ekonomi terjaga di era pemerintahan Presiden Jokowi. Bahkan, Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat ke-4 di antara negara-negara anggota G20.
Pertumbuhan ekonomi di Indonesia didorong oleh perbaikan iklim kemudahan berusaha. “Indeks kemudahan Indonesia naik 50 tingkat dalam lima tahun terakhir. Jumlah wirausahawan kita pun meningkat dua kali lipat dibandingkan 2014,” kata mantan Wakil Gubernur Lemhanas ini.
Moeldoko menggarisbawahi, dengan sistem politik seperti saat ini, siapapun bisa menjadi apapun, di manapun dan kapanpun. “Mungkin di masa depan, usia presiden kita pun akan semakin muda. Karena itu, anak muda Indonesia jangan jadi generasi yang pesimistis!” katanya.
Acara ini dipandu duo host Pangeran Siahaan dan Iman Sjafei, dengan beberapa penanggap diskusi yakni Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia Prof Jamaluddin Jompa, Wakil Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhanis, CEO Good News From Indonesia Wahyu Aji, Musisi Pusakata Mohammad Istiqomah Djamad ‘Is’ dan mahasiswa Fakultas Hukum Unhas Kevin Bonaparte.
Selain dihadiri rektor dan jajaran petinggi Unhas, ‘Ruang Diskusi dan Telaah Capaian Kinerja Pemerintah untuk Mempersiapkan Indonesia Menuju 2045’ ini juga makin lengkap dengan datangnya Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono.
Di akhir acara, Kepala Staf Kepresidenan dan para peserta bersama menyanyikan lagu ‘Pancasila Rumah Kita’ cipataan alm. Franky Sahilatua.
“Pancasila rumah kita
Rumah untuk kita semua
Nilai dasar indonesia
Rumah kita selamanya
Untuk semua puji namanya
Untuk semua cinta sesama
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI: 5,2% di 2025, 5,4% pada 2026
-
Purbaya Ungkap Alasan Sebenarnya Ekonomi Indonesia Tertahan di Awal Tahun
-
Purbaya Sebut Ekonomi RI Lambat 8 Bulan Pertama 2025 karena Salah Urus, Sindir Sri Mulyani?
-
ADB Revisi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Menjadi di Bawah 5 Persen
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga
-
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global
-
Menko Airlangga Sebut Presiden Lebih Pilih Terapkan B40 Tahun Ini
-
Danamon Bakal Kembangkan Solusi Pembiayaan Kredit Karbon Berbasis Alam
-
Penerapan B50 Batal untuk 2026, Masih Terus Dikaji
-
Purbaya Mau Tambah Satu Lapisan Tarif Cukai biar Rokok Ilegal Jadi Legal