Suara.com -
Harga kebutuhan pokok yang semakin mahal dan tidak diimbangi dengan peningkatan upah minimum tentu membuat kita pusing, terutama saat berbelanja kebutuhan pokok. Bayangkan, uang Rp100 ribu bahkan sering kali tidak cukup untuk membeli kebutuhan selama satu hari. Wajar saja kalau banyak orang yang mencari promo atau voucher belanja gratis.
Nominal voucher belanja gratis memang tidak banyak. Namun, setidaknya cukup untuk mengurangi jumlah pengeluaran selama satu hari. Bagaimana cara mendapatkan voucher belanja gratis? Berikut ini cara mudah untuk mendapatkannya.
Cari di Internet
Siapa sangka kalau dunia internet sering memberikan voucher gratis. Beberapa situs tertentu sering menawarkan promo belanja gratis yang dapat Anda manfaatkan saat belanja kebutuhan sehari-hari. Untuk mendapatkan voucher tersebut, cukup mengetikkan jenis voucher apa yang Anda butuhkan dan nikmati voucher tersebut selama masa berlakunya masih aktif.
Mengisi Survei
Anda suka belanja online? Beberapa situs belanja online sering menawarkan promo belanja lewat survei. Pertanyaan demi pertanyaan akan diajukan. Anda harus menjawab semua pertanyaan tersebut sesuai dengan fakta yang terjadi. Setelah semua pertanyaan berhasil diisi, voucher akan secara otomatis dikirimkan lewat email. Sangat mudah, bukan?
Pengisian survei yang dilakukan toko online biasanya terpercaya. Anda tidak perlu khawatir terhadap tindak penipuan. Sebab latar belakang pengadaan survei ini untuk mengetahui seberapa jauh konsumen puas terhadap pelayanan yang diberikan toko online yang bersangkutan.
Menukarkan Poin
Kartu keanggotaan toko retail atau situs belanja online juga bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan voucher belanja gratis. Cara dengan menukarkan poin keanggotaan sebelum waktu berlakunya habis. Jenis voucher yang ditawarkan sangat beragam. Ada yang berbentuk voucher belanja, pulsa, token listrik, ataupun voucher jalan-jalan gratis.
Apabila Anda termasuk orang yang suka berbelanja, manfaatkan kartu keanggotaan ini sebaik mungkin. Lumayan untuk mendapatkan voucher belanja gratis pada periode tertentu.
Manfaatkan Kartu Kredit
Para pengguna kartu kredit pasti sudah tidak bingung lagi tentang hal ini. Belanja dengan kartu kredit ternyata sangat menguntungkan. Selain mendapatkan potongan harga atau cashback, para pengguna kartu kredit juga dapat mengumpulkan poin belanja. Poin yang dikumpulkan nantinya dapat ditukarkan dengan voucher belanja.
Penukaran poin kartu kredit dengan voucher belanja biasanya berlaku untuk toko-toko yang menjalin kerja sama dengan perusahaan penerbit kartu kredit. Semakin tinggi popularitas bank penerbit kartu kredit, jaringan kerja samanya juga semakin luas. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin demi voucher belanja.
Ikuti Kuis Berhadiah
Siapa saja yang beruntung berhak mendapatkan hadiah menarik dari kuis-kuis berhadiah. Hadiah yang ditawarkan cukup menggiurkan. Mulai dari voucher sampai alat-alat rumah tangga. Namun, banyak kuis berhadiah saat ini yang disalahgunakan beberapa oknum tidak bertanggung jawab demi mendapatkan keuntungan.
Agar Anda tidak terjebak modus penipuan kuis berhadiah, kenali oknum mana yang menyelenggarakan kuis tersebut. Akan ada perbedaan yang cukup signifikan antara penyelenggara kuis-kuis berhadiah asli dan palsu. Jadi, Anda perlu lebih teliti sebelum menjadi korban penipuan.
Menghadiri Seminar
Cara selanjutnya yaitu dengan mengikuti seminar. Penyelenggara seminar sering memberi voucher belanja gratis untuk menarik minat audiens saat mengikuti seminar. Voucher belanja yang diberikan juga tidak kalah menggiurkan. Beberapa seminar yang masuk dalam kategori seminar besar, bahkan sering memberikan hadiah besar berupa sepeda motor.
Jadi Pelanggan yang Setia
Loyalitas Anda sebagai pelanggan di salah satu outlet atau toko online juga sering dihargai. Voucher belanja cuma-cuma sering nantinya akan dikirimkan melalui email yang Anda daftarkan saat berbelanja. Semakin sering Anda berbelanja, biasanya semakin banyak voucher yang akan diberikan. Ternyata jadi pelanggan setia juga sangat berguna, jadi jangan disia-siakan ya.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Rekan Kerja Diangkat Menjadi Atasan? Ini Cara Mengatasinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik