- Penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika berkontribusi sebesar Rp4,96 triliun terhadap perekonomian nasional menurut studi LETMI ITB.
- Gelaran internasional ini meningkatkan sektor pariwisata dengan okupansi hotel yang mencapai 100 persen di kawasan Mandalika.
- Event MotoGP berhasil menyerap 3.000 tenaga kerja serta melibatkan lebih dari 600 UMKM untuk menggerakkan ekonomi lokal.
Suara.com - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) membeberka penyelenggaraan MotoGP di Mandalika memberikan kontribusi terhadap ekonomi. Ajang balap internasional tersebut tercatat menyumbang hingga Rp4,96 triliun terhadap perekonomian nasional.
Berdasarkan studi yang disusun oleh Lembaga Teknologi Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (LETMI ITB), dampak ekonomi tersebut mencerminkan besarnya perputaran ekonomi yang dihasilkan dari gelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit.
Tak hanya menjadi ajang olahraga, event ini juga mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Tercatat sebanyak 140.324 penonton hadir dalam gelaran tersebut, dengan tingkat okupansi hotel mencapai 100 persen di kawasan Mandalika.
Selain itu, tingkat hunian hotel di Pulau Lombok mencapai rata-rata 93 persen dan di Kota Mataram sebesar 90 persen, menunjukkan lonjakan aktivitas pariwisata selama event berlangsung.
Dampak positif juga dirasakan oleh pelaku usaha lokal. Lebih dari 600 UMKM terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP, sementara lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap, dengan 67 persen di antaranya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menegaskan pengembangan kawasan Mandalika merupakan investasi jangka panjang dalam mendorong sport tourism di Indonesia.
"Pengembangan The Mandalika merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan ekosistem sport tourism di Indonesia yang mampu mengintegrasikan sektor olahraga, sektor pariwisata dan pengembangan ekonomi lokal, termasuk UMKM," ujarnya seperti dikutip, Rabu (1/4/2026).
Ia menambahkan, dampak ekonomi tersebut tidak hanya berasal dari aktivitas selama event berlangsung, tetapi juga mencerminkan efek berganda yang lebih luas terhadap perekonomian.
Berdasarkan studi dampak ekonomi yang disusun LETMI ITB, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 menghasilkan estimasi dampak ekonomi nasional mencakup peningkatan aktivitas pariwisata, perputaran ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta kontribusi terhadap penguatan national branding Indonesia di mata dunia.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra
"Angka ini mencerminkan multiplier effect yang jauh melampaui biaya penyelenggaraan event," kata dia.
Ke depan, InJourney Group bersama ITDC akan terus memperkuat tata kelola serta memastikan keberlanjutan penyelenggaraan event internasional di Mandalika.
"InJourney Group dan ITDC berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, serta memastikan setiap langkah bisnis memberikan nilai tambah yang berkelanjutan, baik bagi Perseroan, negara, maupun masyarakat luas," pungkas Troy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang
-
Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo
-
Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global
-
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH
-
Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas
-
Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global
-
Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga
-
Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini
-
Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026
-
Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi