Suara.com - Setelah tiga hari disuspensi Bursa Efek Indonesia (BEI) karena menunda pembayaran bunga ke 15 atas Obligasi I Express Transindo Utama tahun 2014, saham PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) kembali diperdagangkan.
"Sehubungan dengan pembayaran yang telah dilakukan perseroan atas bunga ke 15 dan denda keterlambatan Obligasi, bursa memutuskan untuk melakukan pencabutan suspensi saham dan obligasi TAXI," kata kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna dalam keterbukaan informasi, Kamis (5/4/2018).
Saham dan Obligasi TAXI kembali diperdagangkan sejak sesi II perdagangan efek tertanggal 5 April 2018.
Sehubungan dengan adanya pencabutan suspensi tersebut, pihak BEI meminta ke semua pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI).
Berdasarkan data Bloomberg, pada saat pembukaan perdagangan sesi II, terpantau saham TAXI dibuka di level Rp 160 per saham lalu menguat 21 poin atau 13,29 persen ke level Rp 179 per saham.
Sekadar informasi, ruang lingkup bisnis TAXI bergerak di bidang pengangkutan darat. TAXI memiliki keterkaitan dengan anak usaha (Express Group) yang juga sama-sama bergerak di bidang usaha jasa transportasi darat.
Berita Terkait
-
Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out
-
Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah
-
8 Calon Emiten Skala Jumbo Mau IPO, Ini Bocorannya
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
IHSG Ambruk Ditinggal Investor Asing, Mengapa Masalah Utama Ada di Dalam Negeri?
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?
-
Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat
-
Flexi Gold Bank Mega Syariah Melonjak 1.688 Persen, Pembiayaan Emas Tembus Rp43 Miliar
-
Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah
-
Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.733.000 per Gram
-
BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta
-
Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni
-
Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: Antam Mulai Naik, Emas Lain Ada yang Turun