Suara.com - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendukung program Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk meningkatkan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri. Bertempat di Central Park Mall, Jakarta, Bank BRI dengan Kemenlu menggelar festival dengan tema “The Safe Travel Fest2018”, yang akan berlangsung 11 - 15 April 2018.
Pembukaan acara ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, Direktur Utama Bank BRI, Suprajarto dan Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI, Sis Apik Wijayanto. The Safe Travel Fest 2018 merupakan gelaran acara, dengan salah satu puncaknya peluncuran aplikasi mobile "Safe Travel Kemlu".
Aplikasi ini sebelumnya sudah diluncurkan pada 2017 dan kini menjadi multi-platform (android,iOS, web, dan media sosial). Dukungan Bank BRI terhadap peluncuran mobile "SafeTravel Kemlu" merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan WNI di luar negeri.
“Mengutip data dari Kemenlu, sekitar 3 juta WNI berada di luar negeri sebagai pekerja migran, pelajar dan anak buah kapal (ABK), sementara tercatat 18 juta WNI traveling ke luar negeri untuk keperluan wisata (termasuk wisata religi). Jumlah tersebut merupakan angka yang cukup besar. Oleh karenanya, Bank BRI ingin berpartisipasi aktif untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan WNI di luar negeri,” ujar Suprajarto.
Aplikasi Safe Travel Kemlu diharapkan membantu WNI dalam mengenal negara tujuannya dengan lebih baik. Fitur-fitur Safe Travel Kemlu yang dapat WNI manfaatkan antara lain, informasi lengkap negara-negara di dunia, yang meliputi Status negara (tingkat keamanan dan kerawanan yang ditandai dengan indikator warna.); Akses Pelayanan Perwakilan RI; Daftar 130 Perwakilan RI (menyediakan informasi alamat, nomor telepon, faksimili, e-mail, dan hotline perwakilan RI, baik Kedutaan Besar RI, Konsulat Jenderal RI, ataupun bila terdapat Konsulat RI); Informasi Hukum dan Kebiasaan Setempat; Mata Uang Setempat; Informasi Tempat Ibadah; Informasi Wisata;Informasi Kuliner Halal; Infografis Unik yang menghibur dan bisa menjadi bacaan saat perjalanan menuju negara tujuan; hingga informasi lain yang dibutuhkan para traveler,seperti jenis steker listrik maupun voltase yang dipergunakan di negara tujuan.
Satu fitur yang sangat krusial adalah Tombol Darurat, dimana dalam keadaan darurat, WNI yang berada di luar negeri dapat menggunakan fitur tombol darurat untuk mengirim foto, merekam video, menghubungi perwakilan RI terdekat dan mengirimlokasi kejadian.
Aplikasi Safe Travel Kemlu juga memberikan kemudahan bagi para traveler untuk menemukan titik-titik koordinat Unit Kerja Luar Negeri Bank BRI yang ada di negara yang dikunjungi melalui Aplikasi Safe Travel. Pada kesempatan yang sama juga diselenggarakan penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara Bank BRI dan Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri, tentang Dukungan Bank BRI terhadap Perlindungandan Pemberdayaan WNI di luar negeri.
BRI juga meluncurkan BRIZZI khusus edisi Safe Travel yang dapat dibeli dan dimiliki oleh para pengunjung selama acara berlangsung.
“Kartu BRIZZI edisi khusus Safe Travel kami buat sebagai collectible items bagi masyarakat, disamping untuk mendorong cashless society, “ imbuh Suprajarto.
Berita Terkait
-
Promo RotiO Beli 1 Gratis 1 Spesial Anniversary, Nasabah BRI Merapat!
-
Kirim Paket Jadi Lebih Murah, Dapatkan Diskon 10 Persen Khusus Pengguna BRImo
-
Makan AYCE di Shaburi Tanpa Bikin Kantong Bolong, Ada Promo BRI!
-
BRI RO Denpasar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Klasterisasi dan Desa Brilian
-
Empat Bulan Pertama 2026, BRI Salurkan KUR Rp4,272 Triliun di Bali Nusra
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
-
Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?
-
Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom
-
Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus
-
BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri
-
Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan
-
Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga