Suara.com - Pemerintah memiliki 222 proyek dan tiga program yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional. Proyek-proyek tersebut harus segera diselesaikan oleh pemerintah pada 2019 mendatang atau sebelum pemilihan presiden.
Pasalnya, proyek strategis nasional ini merupakan program diera pemerintahan Joko Widodo. Sehingga, pada 2019 mendatang proyek-proyek bisa rampung dan beroperasi.
Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas Wahyu Utomo mengungkapkan untuk tahun 2018 pemerintah menargetkan dapat menyelesaikan 13 Proyek Strategis Nasional dengan nilai proyek sekitar Rp 46,78 triliun.
Dari tiga belas proyek tersebut, terdapat tiga diantaranya yang berhubungan dengan Jawa Barat. Proyek pertama adalah Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu sepanjang 21,04 kilometer dengan nilai investasi Rp 7,2 triliun.
Selain itu terdapat juga Jalan Tol Bogor Ring Road sepanjang 11 km dengan nilai investasi 983 miliar. Sementara yang ke tiga adalah Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Leuwigoong Kabupaten Garut.
Sementara itu, 66 proyek, 1 program ketenagalistrikan, serta 1 program pemerataan ekonomi sedang dalam tahap konstruksi dan telah beroperasi sebagian. Proyek tersebut bernilai Rp 1.589,4 triliun.
Sementara 109 proyek dan 1 program industri pesawat sedang dalam tahap konstruksi dengan nilai Rp 1.2014 triliun. Sebanyak enam proyek sedang dalam tahap transaksi senilai Rp 416,6 triliun dan 28 proyek dalam tahap penyiapan dengan nilai Rp 829,6 triliun.
“Dengan estimasi kami, kita harapkan pada 2018 ada tambahan 13 proyek selesai 46,7 triliun, sehingga totalnya projeknya (yang sudah selesai) menjadi 43 proyek (2016-2018)," kata Wahyu di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).
Sedangkan di 2019, 25 proyek diperkirakan akan selesai dengan nilai Rp 118,88 triliun. Selain itu, sebanyak 94 proyek dan 1 program ketenagalistrikan serta 1 program pemerataan ekonomi masuk tahap konstruksi dan akan beroperasi sebagian dengan nilai Rp 1.808,5 triliun.
Baca Juga: Ini Daftar 30 Proyek Infrastruktur yang Telah Diselesaikan Jokowi
Kemudian 87 proyek dan 1 program industri pesawat terbang dalam tahap konstruksi dengan nilai Rp 2.078,6 triliun serta 3 proyek dalam tahap akhir transaksi dan mulai konstruksi dengan nilai Rp 39,1 triliun. Pada periode 2018-2019 secara total ada 38 proyek strategis nasional yang rampung dengan nilai sebesar Rp 165,7 triliun.
Berikut daftar proyek yang diestimasi selesai pada akhir tahun 2018 senilai Rp 46,78 Triliun :
1. Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (21,04km) senilai Rp 7,2 triliun
2. Jalan Tol Bogor Ring Road (11 kilometer) senilai Rp 983 miliar
3. Kereta Api Prabumulih - Kertapati (bagian dari Jaringan Kereta Api Trans Sumatera) senilai Rp 1,13 triliun
4. Kereta Api Tebing Tinggi - Kuala Tanjung (mendukung KEK Sei Mangkei, bagian dari Jaringan Kereta Api Trans Sumatera) senilai Rp 750 miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik