Suara.com - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi bank pertama di Indonesia yang akan menggunakan sertifikat elektronik (digital signature), sebagai solusi atas kebutuhan pengesahan dokumen pembukaan rekening maupun layanan perbankan lainnya. Hal tersebut merupakan hasil penandatanganan MoU dan PKS antara Bank BRI dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia, yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (20/4/2018).
Hadir dalam acara tersebut, Direktur Utama Bank BRI, Suprajarto, dan Kepala BSSN RI, Mayjen (Purn) TNI Djoko Setiadi.
Suprajarto menjelaskan, melalui pemanfaatan digital signature, Bank BRI meningkatkan keabsahan, perlindungan dan keamanan rekening nasabah.
"Kami bersama BSSN berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan ekonomi digital, khususnya dalam dunia keuangan. Dengan kerja sama ini, maka seluruh nasabah Bank BRI semakin terjamin keamanan transaksinya, karena aktivitas perbankan yang dilakukan, khususnya pembukaan rekening melalui aplikasi digital akan dilegitimasi menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh BSSN," ungkap Suprajarto.
Digital signature merupakan sertifikat yang bersifat elektronik, yang memuat identitas yang menunjukan status subjek hukum para pihak dalam transaksi elektronik yang dikeluarkan oleh penyelenggara sertifikat elektronik, dalam hal ini BSSN. Dengan digital signature, setiap orang nantinya bisa melakukan transaksi apa saja yang bersifat elektronik.
Sertifikat elektronik dapat digunakan sebagai subjek hukum dalam bertransaksi elektronik ataupun berkegiatan di dunia elektronik. Dengan sertifikat elektronik, segala informasi di dunia elektronik dapat dipertanggung jawabkan.
Atas kerja sama ini, Bank BRI menjadi bank pertama di Indonesia yang memanfaatkan sertifikat elektronik, yang diterbitkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan sebagai certification authority (CA), yaitu BSSN RI.
"Tentunya kami akan terus berinovasi, utamanya terhadap teknologi termutakhir. Salah satunya untuk meningkatkan keamanan transaksi nasabah kami," ujar Suprajarto.
Untuk tahap awal, sertifikat elektronik ini akan diimplementasikan pada fitur pembukaan rekening Tabungan BRI Britama melalui aplikasi digital BRI Mobile, yang saat ini sedang dikembangkan.
Berita Terkait
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BRI untuk Lebaran 2026, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya
-
Persib Bandung Hajar Madura United 5-0, Beckham Putra Masih Belum Puas
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif