Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dikabarkan menunjuk mantan Kepala Badan Narkotika Nasional Budi Waseso (Buwas) sebagai Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog.
Ketika kabar tersebut dikonfirmasi, Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro saat ditemui awak media setelah acara HUT kemneterian BUMN ke-20, tak mau menanggapi isu tersebut.
"Aku nggak mau ngomongin direksi. Ini acara ulang tahun. Tolong ya. Kalau (ditanya soal) ulang tahu oke. Kalau organisasi aku nggak mau ngomong, Pak Deputi sudah menyampaikan semuanya," ujar Imam di halaman Gedung Taspen, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (22/4/2018).
Saat ditanya pertimbangan Rini menunjuk Buwas sebagai Dirut Perum Bulog, Imam lagi-lagi tidak mau menjawab. Dia beralasan tidak ingin membicarakan orang lain.
"Aku nggak mau ngomong organisasi, dan nggak mau omongin orang. Aku nggak mau ngomongon bener atau nggak," katanya lagi.
Diketahui, saat ini Direktur Utama Bulog masih dijabat oleh Djarot Kusumayakti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa
-
Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global
-
RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik
-
Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani
-
61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional
-
Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak Komisi Ojol 8 Persen Selama Enam Bulan
-
Saham Tambang Kembali Bersinar, AMMN, ANTM, Hingga BUMI Potensi Cuan Gede
-
Rampungkan Streamlining 10 Entitas, Telkom Perkuat Transformasi Jadi Strategic Holding
-
Zulhas Dorong Sektor Lain Ikuti Langkah Cepat Jalankan Perdagangan Karbon
-
Pelaku Usaha Kembali Dibikin Pusing Pemerintah, Pajak Air Tanah Naik