Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akhirnya blak-blakan terkait hasil sidang kabinet soal antisipasi Indonesia terhadap perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) pada Senin (9/7/2018) di Istana Bogor, Jawa Barat.
Menkeu mengatakan, dalam sidang kabinet kemarin para menteri memaparkan apa saja dampak dari perang dagang tersebut.
“Penjelasan dilakukan oleh Menteri teknis, menteri perdagangan menjelaskan dan memetakan dampaknya seperti apa. Apa kemungkinan potensi, implikasinya. Kemungkinan sektor komoditas yang akan terkena dampaknya dari kebijakan tersebut," kata Menkeu usai rapat di gedung DPR RI, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).
Menurut Menkeu, dengan adanya identifikasi dampak dari perang dagang ini agar neraca perdagangan Indonesia bisa seimbang bahkan surplus. Identifikasi diperlukan karena kebutuhan tiap industri berbeda-beda.
“Kami mengidentifikasi ini sebagai kesempatan baik bagi Indonesia untuk menata industri manufaktur yang dibutuhkan perekonomian Indonesia di saat perekonomian kita mulai tumbuh tinggi dan kelas menengah semakin banyak," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, terkait perang dagang, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, pihaknya akan terbang ke Amerika Serikat untuk membahas rencana tersebut.
"Nanti lah lihat itu, kan Trump minta GSP kami direview. Kami akan kirimkan tim ke Amerika untuk negosiasi supaya fasilitas GSP tetap dipertahankan," kata Oke saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).
“Kemungkinan akhir Juli berangkatnya. Tapi yang lain saya belum bisa sampaikan yang kaitannya di GSP yang akan direview itu. Kita sudah memutuskan akan kirim tim," lanjutnya.
Oke mengatakan, andalan ekspor RI ke AS di antaranya adalah tekstil, furniture dan suku cadang.
"Saya nggak hitung 124 (produk yang dievaluasi). Cuma yang dapat fasilitas GSP harus kita pertahankan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026