Suara.com - Pemerintah telah merampungkan persiapan implementasi program mandatori biodiesel 20 persen atau B20 secara keseluruhan. Berjalannya program ini tinggal menunggu revisi Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2015 diteken oleh Presiden Joko Widodo.
“Diharapkan selesai 15 Agustus atau September tanggal 1," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2018).
Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan revisi Perpres terkait perluasan insentif biodiesel dari PSO (Public Service Oblogation) ke non-PSO bakal meliputi penyamaan jumlah insentif, serta penunjukkan langsung badan usaha.
“Kalau lelang masih butuh waktu lagi,” ujarnya.
Rida menyatakan, pemerintah sudah siap menjalankan kebijakan baru sehingga badan usaha harus ikut serta dalam persiapannya. Ia mengatakan ada 19 Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN) dan 14 badan usaha BBM yang ditunjuk langsung oleh pemerintah untuk memuluskan rencana ini.
"Nah kombinasi ini harus dihitung, exercise, nanti buat apa? Terus fairness-nya terjaga, dan yang paling penting lagi efisiensi," katanya.
Berita Terkait
-
Masih Pede Jadi Cawapres Jokowi, PDIP: Cak Imin Semangat Tinggi
-
PDIP Bocorkan Formasi Tim kampanye Koalisi Jokowi
-
Jokowi Minta Sekjen Partai Koalisi Rumuskan Tim Kampanye
-
Ternyata Rencana Pertemuan Jokowi dan Prabowo Dibahas di Istana
-
Ketika Jokowi Bergandeng Tangan dengan Ketua MUI di Zikir dan Doa
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Danantara Bela-belain Bentuk Perusahaan Baru Pantau Proyek Sampah Jadi Listrik
-
Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat
-
Investasi Emas Tanpa Ribet, Cicil Melalui Super App BRImo dan Dapatkan Bonus Cashback Menarik
-
Tensi Iran-AS Memanas, Harga Minyak Asia Menguat di Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata
-
Harga Emas Antam Naik Tipis ke Rp 2.857.000 Juta per Gram
-
Strategi Hery Gunardi Bawa Transformasi BRI Menuju Era Perbankan Modern dan Inklusif
-
Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083
-
Ngenes, Generasi Sandwich Diramal Tidak akan Punya Tabungan Pensiun
-
IHSG Dibuka Lari Kencang ke Level 7.346
-
Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah 'Drama' Trump-Iran