Suara.com - Bank Mandiri menyiapkan plafon fasilitas kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebesar Rp 800 miliar untuk mendukung program" Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar)". Perjanjian kredit tersebut ditandatangani oleh Senior Vice President Bank Mandiri, Teddy Y. Danas, dan Direktur Keuangan PNM, Tjatur H Priyono, serta disaksikan Pejabat Eksekutif Bidang Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Alexandra Askandar, dan Direktur Kepatuhan, di Jakarta, Senin (20/8/2018).
Penandatanganan perjanjian ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya, pada 2017, dalam rangka mewujudkan sinergi BUMN.
Alexandra menuturkan, sinergi antar perusahaan negara di bidang pembiayaan sangat strategis dalam implementasi peran BUMN sebagai agen pembangunan. Mekaar sendiri merupakan program unggulan PNM, yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pembiayaan berbasis kelompok bagi perempuan keluarga prasejahtera dengan pendampingan dan pembinaan.
“Dukungan Bank Mandiri untuk program PNM dimulai pada 2017, dimana saat itu, Bank Mandiri menyediakan plafon fasilitas kepada PNM sebesar Rp 300 miliar, dan turut serta mendukung inklusi keuangan dengan melakukan pembukaan rekening bebas biaya administrasi ke 1.0000 nasabah Mekaar PNM, dengan saldo rata-rata sebesar Rp 300 ribu. Atas keberhasilan kerja sama tersebut, perseroan memberikan tambahan plafon baru kepada PNM sebesar Rp 800 miliar,” katanya.
Bank Mandiri juga berkomitmen memberikan dukungan kepada PNM untuk melakukan pengayaan sistem monitoring pembayaran Mekaar secara real time dan application based.
“Langkah ini menjadi realisasi komitmen perseroan untuk memakmurkan negeri, khususnya masyarakat kecil. Apalagi, PNM juga dikenal sebagai lembaga pembiayaan pemerintah yang memahami sepenuhnya produk pinjaman yang paling sesuai bagi masyarakat pra sejahtera dan mitigasi risikonya,” kata Alexandra.
Ke depan, pihaknya berharap, seluruh nasabah Mekaar PNM yang kesejahteraan ekonominya telah meningkat dapat menjadi bankable, sehingga dapat menjadi target nasabah mikro Bank Mandiri.
Berita Terkait
-
Semangat PNM Perkuat Komitmen Pelayanan Berbasis Customer Experience di 2026
-
Inovasi Keuangan Berkelanjutan PNM Raih Apresiasi Berharga
-
Dari Lulusan SMA, Bisa Kuliah Gratis dan Umrah: PNM Apresiasi Garda Terdepan Pemberdayaan Masyarakat
-
Inovasi Digital Program PNM Mekaar Raih Penghargaan di IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2025
-
Nasabah PNM Bertemu Maestro Rinaldy Yunardi dan Hasilkan Karya untuk Mendukung Pendidikan Indonesia
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Perkuat Investasi Bisnis Indonesia-Korea, KB Bank Gelar 2026 Indonesian Day Business Forum di Seoul
-
Demi Kebutuhan Pabrik, DPR Desak ESDM Beri Tambahan Kuota RKAB ke Vale
-
Harga Jadi Tantangan, PT Vale Catatkan Pendapatan USD 902 Juta
-
Bocoran Menkeu Purbaya: Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI, Tukar Wamenkeu ke Juda Agung
-
Hanya Dapat 30%, Vale Mohon-mohon ke ESDM Agar Tambahkan Kuota RKAB 2026
-
Kementerian PU Rilis Portal Data Real Time Penanganan Bencana Sumatera
-
Antam Duga 6 Korban Tewas di Pongkor Akibat Tambang Ilegal
-
Sinkronisasi dengan BI Rate, LPS Tunda Pengumuman Tingkat Bunga Penjaminan
-
Pelaku UMKM Bisa Gunakan Fitur Ini di GoPay untuk Kelola Keuangan
-
Pulihkan Konektivitas Aceh, Pemerintah Tangani Permanen 6 Jembatan dan 28 Titik Longsor