Suara.com - Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF - WB 2018 menyakinkan aktivitas pertemuan tahunan tidak terdampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Situbondo pada Kamis dini hari.
"Persiapan hari ini tetap berjalan dengan normal, tidak ada aktivitas yang terganggu dengan itu," kata Ketua Harian Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Susiwijono dalam jumpa pers di Nusa Dua, Bali.
Susiwijono mengatakan, seluruh instansi yang tergabung dalam pusat komando langsung melakukan rapat untuk melakukan pantauan pemeriksaan maupun evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur yang mungkin terdampak gempa.
Pusat komando ini terdiri atas Panitia Nasional, Meeting Team Secretariat (MTS), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Komando Daerah Militer, Kepolisian Daerah dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).
Berdasarkan evaluasi, tidak ada infrastruktur yang rusak akibat gempa tersebut, termasuk gedung dan jaringan internet, sehingga keseluruhan acara pertemuan tahunan tidak mengalami penundaan dan masih berjalan sesuai jadwal.
"Begitu ada kejadian, kami tugaskan tim operasional, untuk mengecek infrastruktur termasuk WiFi. Tidak ada peralatan terganggu secara teknis, sehingga penyelenggaran acara tetap siap sesuai jadwal," kata Susiwijono.
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 6,3 Skala Ritcher mengguncang wilayah Situbondo, Jawa Timur dan sekitarnya pada Pukul 01.44 WIB.
Pusat gempa yang berkedalaman 10 kilometer terletak di 7.42 Lintang Selatan-114.47 Bujur Timur atau sekitar 61 kilometer timur laut Situbondo dirasakan juga di wilayah Nusa Dua, Bali yang menjadi tempat penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF - WB 2018. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut
-
Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini
-
KB Bank Dorong Wirausaha Muda Berkelanjutan lewat Program Inkubasi GenKBiz Yogyakarta
-
Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN
-
Harga Beras Naik di Tengah Deflasi, Harga Eceran Inflasi 3,44 Persen
-
Harga Pangan Nasional Didominasi Penurunan Awal Februari 2026, Beras dan Bawang Merah Terkoreksi
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI