Suara.com - Angka harapan hidup penduduk dunia pada 2040 diperkirakan sedikit meningkat dan diproyeksikan berubah secara dramatis di semua negara.
Spanyol akan berada pada peringkat teratas dengan proyeksi masa hidup rata-rata hampir 85,8 tahun, Spanyol yang sebelumnya berada di tempat ke 4 akan menurunkan tahta Jepang, yang duduk di peringkat atas saat ini dengan usia hidup 83,7 tahun dan akan turun ke posisi kedua pada tahun 2040.
Demikian menurut riset yang dilakukan dan dipublikasikan the institute for health metrics and evaluation.
Para peneliti menemukan negara lain juga akan kalah dalam persaingan untuk mencapai umur panjang, termasuk Kanada yang akan melorot dari peringkat 17 ke 27, Norwegia (12 ke 20), Australia (5 ke 10), Meksiko (69 ke 87), Taiwan (35 ke 42), dan Korea Utara (125 ke 153).
Indonesia termasuk dalam kelompok negara yang mengalami peningkatan usia harapan hidup, dengan melompat ke peringkat 100, dari 117.
Negara lainnya yang akan mengalami perbaikan usia harapan hidup adalah Nigeria (157 ke 123), Portugal (23 ke 5), Polandia (48 ke 34), Turki (20 ke 26), dan Arab Saudi (61 ke 43).
Dengan asumsi perang yang tak berkesudahan dan penghancuran berakhir, Suriah akan bangkit dari posisinya di peringkat 137 pada tahun 2016 ke peringkat 80 di tahun 2040.
Untuk dunia secara keseluruhan, studi para peneliti memproyeksikan kenaikan rata-rata lima tahun dalam rentang umur, dari usia 73,8 pada tahun 2016 menjadi 77,7 tahun pada 2040.
Peneliti juga meramalkan skenario yang lebih optimistis dan pesimistis, di mana harapan hidup mungkin meningkat menjadi 81 tahun dalam paruh pertama atau bisa juga mengalami stagnansi.
“Masa depan kesehatan dunia tidak ditakdirkan," kata penulis utama studi tingkat harapan hidup, Kyle Foreman, yang merupakan kepala ilmu data di Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan (IHME) di Universitas Washington.
“Tapi apakah kita melihat kemajuan yang signifikan atau stagnasi tergantung pada seberapa baik atau buruk sistem kesehatan," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?
-
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata