Suara.com - Perusahaan produsen rokok Marlboro, Altria, bakal mengakuisisi Cronos, perusahaan produsen ganja asal Kanada. Saat ini, proses akuisisi tersebut masih dalam tahap pembicaraan.
Seperti dilansir The Guardian, tujuan Altria mengakuisi Cronos adalah untuk mendiversifikasi atau membuat aneka macam produk selain rokok. Pasalnya, selama ini Altria hanya memproduksi rokok dengan produk Marlboro.
Selain itu, alasan Altria agar bisa memenuhi konsumen Kanada dalam produk ganja. Karena, saat ini di Kanada telah melegalkan penggunaan ganja.
Namun, Altria, yang juga merupakan perusahaan induk Philip Morris USA, tidak menanggapi rencana akuisisi tersebut.
Jika hal akuisisi terjadi, hal ini merupakan kombinasi terbesar antara tembakau dengan ganja. Saat ini, legalnya ganja Kanada menarik minat perusahaan rokok melakukan diversifikasi usahanya.
Dalam beberapa tahun terakhir Altria juga sudah masuk di sektor e-cigarette melalui anak perusahaannya di Nu Mark. Hal ini juga dalam pembicaraan untuk mengambil saham minoritas 20-40 persen di pembuat e-rokok Juul Labs.
Tidak hanya Altria yang ingin berinvestasi ganja di Kanada. Pada uni, perusahaan tembakau yang berbasis di London, Imperial Brands mengakuisisi saham Oxford Cannabinoid.
Selanjutnya, Constellation Brands mengumumkan investasi 3,8 miliar dolar AS ke Canopy Growth di bulan Agustus, sementara Coca-Cola sedang mengembangkan produk yang mengandung minyak cannabinoid.
Baca Juga: Sandiaga Uno Kutuk Insiden Penembakan di Trans Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing
-
BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan
-
Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan
-
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
-
Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri
-
Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen
-
Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah
-
Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani
-
BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000