Suara.com - Calon Wakil Presiden dari nomor urut 02 Sandiaga Uno menyatakan bahwa jika dirinya dan Prabowo Subianto terpilih, pihaknya akan membangun infrastruktur di Indonesia tanpa harus berutang.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku mendukung jika janji tersebut diwujudkan. Apalagi, jika kebijakan tersebut benar-benar dijalankan dapat membuat kondisi perekonomian di Indonesia akan semakin baik.
“Itu saya sangat menghargai sekali, karena itu berarti kita menjamin Indonesia memiliki perekonomian dan keuangan negara yang sehat, di mana utang makin kecil. Sebagai kontestan punya komitmen seperti itu berarti makin meningkatkan confidence ekonomi Indonesia,” kata Sri Mulyani di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).
Kendati demikian, Sri Mulyani juga menuturkan bahwa pemerintahan Joko Widodo sudah mulai mengurangi utang. Hal ini bisa dilihat dari defisit APBN yang lebih kecil dari target.
“Semua punya konsep kerja, kita hargai itu. Presiden Jokowi punya komitmen itu, makanya defisit kita makin diturunkan, primary balance kita nol. Pasti kan para kandidat presiden menginginkan APBN nya sehat dan akuntabel. Poin saya itu ide yang baik, kita hargai,” ujarnya.
Sebelumnya, Sandiaga Uno berjanji apabila dirinya terpilih bersama capres Prabowo Subianto, pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah di Indonesia tetap dilanjutkan.
Sandiaga memastikan, pembangunan tersebut dilakukan tanpa utang. Pembiayaannya pun menggunakan pendekatan yang berbeda.
Sandiaga Uno menjelaskan pendekatan yang dimaksud adalah mengandalkan sektor swasta dengan penganggaran dana jangka panjang.
Sandiaga Uno menegaskan, pihaknya akan berusaha menekan utang negara untuk proses pembangunan infrastruktur.
"Jadi Insyaallah kita bangun infrastruktur dan segi-segi ekonomi tanpa membebani utang kita," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih