Suara.com - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna Setya menuturkan, dua klub sepak bola nasional yakni Persija dan Bali United menyampaikan niatnya untuk melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO).
Nyoman menuturkan, hingga saat ini baru Bali United yang sudah menyampaikan rencana IPO tersebut secara lisan.
"Persija belum ke IDX. Bali United sudah menyampaikan rencana secara lisan namun belum menyampaikan dokumen," kata Nyoman di Jakarta, Senin (11/2/2019).
Nyoman sedikit membocorkan, untuk Bali United diperkirakan akan melakukan IPO pada tahun ini.
"Skema belum dibahas. Mereka lebih banyak mendiskusikan pemenuhan persyaratan. Bali United akan IPO di tahun ini," imbuhnya.
Untuk Persija, sebelumnya Direktur Utama PT Persija Jaya Jakarta (Persija) Kokoh Afiat mengatakan, Persija akan melantai di BEI dengan melakukan IPO sebelum akhir 2019.
Dengan masuk ke BEI, pihaknya berharap bisa menambah pundi-pundi pendapatan mereka yang beberapa tahun ini dirasa mengalami penurunan.
Untuk diketahui, Bali United Football Club adalah klub profesional Indonesia yang bermarkas di Gianyar, Bali. Awalnya bernama Putra Samarinda sebelum berganti markas ke Bali dan mengubah namanya menjadi Bali United pada tahun 2014.
Sementara, Persija merupakan klub sepak bola kebanggaan Ibu kota Jakarta yang belum lama ini akhirnya meraih gelar juara satu di kompetisi Liga 1.
Baca Juga: Berhadiah Total Rp 200 Juta, Bali United Gelar Turnamen eSports
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK
-
Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah
-
Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru
-
Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa
-
Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber
-
Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia
-
Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi