Suara.com - Garuda Indonesia secara resmi membuka rute penerbangan langsung Jakarta - Nagoya (pulang pergi) dengan menggunakan pesawat jenis Airbus 330 berkapasitas 222 tempat duduk yang terdiri dari 36 kelas bisnis dan 186 kelas ekonomi.
Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara menuturkan, dengan dibukanya rute Jakarta - Nagoya, diharapkan pangsa pasar penerbangan Indonesia - Jepang semakin tergarap dengan baik.
"Layanan penerbangan ini turut menjadi langkah positif perusahaan dalam mempertahankan pangsa pasar sektor penerbangan Jepang - Indonesia yang terus tumbuh dan semakin menjanjikan," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara.
Dengan dibukanya rute tersebut, diharapkan juga semakin meningkatkan potensi bisnis dan pariwisata antar kedua negara.
"Kami tentunya berharap dengan dibukanya rute penerbangan Jakarta - Nagoya ini dapat semakin menunjang upaya akselerasi pertumbuhan investasi antar Indonesia dan Jepang, mengingat saat ini Jepang merupakan negara dengan nilai investasi terbesar kedua di Indonesia," kata Ari.
Pembukaan rute ini juga sebagai langkah untuk mendukung pemerintah dalam peningkatan potensi pariwisata di Indonesia dengan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara di tahun 2019.
Kiprah penerbangan Garuda Indonesia ke negeri Sakura telah dilaksanakan sejak 57 tahun lalu, dengan rute Jakarta - Tokyo pada tanggal 13 Maret 1962.
"Nilai historikal antara Indonesia dan Jepang tentunya menjadikan market penumpang negeri Sakura hingga hari ini tetap menjadi pasar yang potensial bagi Garuda Indonesia," ujar Ari. (Antara)
Baca Juga: Ban Rusak Parah, Garuda Gagal Terbang di Bandara Ngurah Rai Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok
-
Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog
-
IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat
-
Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026