Suara.com - Maskapai asal Amerika Serikat Southwest Airlines Co kembali memperpanjang pembatalan penerbangan dengan pesawat Boeing 737 MAX 8. Pembatalan penerbangan itu diperpanjang hingga Mei 2019.
Awalnya Southwest hanya membatalkan penerbangan hingga 20 April. Untuk diketahui Southwest merupakan maskapai yang banyak mengoperasikan pesawat Boeing 737 MAX 8.
"Ini akan berdampak pada jalur bulan Mei, tetapi, sekarang setelah keputusan telah dibuat, kami dapat membangun jadwal kami tanpa penerbangan sebelumnya dengan harapan untuk meminimalkan gangguan sehari-hari," kata Asosiasi Pilot Maskapai Southwest Airlines dalam nota bersamanya seperti dikutip dari Reuters, Senin (1/4/2019).
Sebelumnya, pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Southwest Airlines Co melakukan pendaratan darurat di Bandara Orlando, Selasa (26/3/2019). Pendaratan ini karena terdapat masalah pada bagian mesin.
Untungnya pesawat tersebut tak mengangkut penumpang. Sehingga tak ada korban jiwa.
Southwest kemudian membantah pendaratan darurat ini disebabkan oleh sistem komputer yang bermasalah pada pesawat tersebut.
Sementara, Produsen Pesawat asal Amerika Serikat (AS) Boeing Co akhirnya memperbaiki perangkat lunak pada pesawat 737 MAX 8. Terutama pada perbaikan sistem kontrol penerbangan otomatis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Cabai Tembus Rp78.850, Bawang dan Beras Ikut Naik, Tekanan Harga Pangan Makin Berat
-
Minerba Sempat Dihantui Ketidakpastian, Industri Lega Pemerintah Batalkan Skema Gross Split
-
Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?
-
Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat
-
Flexi Gold Bank Mega Syariah Melonjak 1.688 Persen, Pembiayaan Emas Tembus Rp43 Miliar
-
Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah
-
Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.733.000 per Gram
-
BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta
-
Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni