Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon angkat bicara soal rencana pemindahan ibu kota Jakarta keluar Pulau Jawa. Ia menilai bahwa rencana pemindahaan ibu kota tidak perlu ditanggapi secara serius.
Pernyataan tersebut dilontarkan melalui akun Twitter pribadi @fadlizon pada Selasa (30/4/2019) siang. Ia mengungkapkan, rencana itu hanya isapan jempol saja dan akan reda dengan sendirinya.
"Wacana ibu kota ini cuma isapan jempol saja, pengalihan isu. Tak perlu ditanggapi serius. Nanti juga reda sendiri," ujar Fadli Zon yang dikutip Suara.com.
Di dalam kicauannya Fadli Zon menanggapi pernyataan dari Wakil Ketua DPR RI Fahri hamzah. Kata Fahri, dalam kicauannya dari pada membuat rencana pemindahan ibu kota ia menyerukan untuk menyelesaikan beberapa persoalan sebagai prioritasnya.
"Jangan becanda soal ibu kota bisa durhaka. Ibu kota bicara seperti ibu kita. Selesaikan defisit BPJS dulu supaya pelayanan kesehatan jangan terbengkalai. Bayar gaji guru, angkat guru honorer, bangun ruang kelas dan perbaiki sekolah itu lebih prioritas. Banyak lagi!," ujar @Fahrihamzah dalam kicauannya.
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ada tiga wilayah kandidat lokasi ibu kota baru negara Indonesia. Tiga wilayah itu adalah Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi, dan Pulau Kalimantan.
"Bisa di Sumatera, tapi kok nanti yang timur jauh. Di Sulawesi agak tengah, tapi di barat juga kurang dekat. Di Kalimantan kok di tengah-tengah. Kira-kira itulah," ujar Jokowi di PT KMK Global Sports I, Kelurahan Talagasari, Kecamatan Cikupa, Tangerang, Banten, Selasa (30/4/2019).
Namun, ia menegaskan, dari tiga kandidat wilayah itu belum dipilih satu diantaranya karena masih dalam pembahasan.
Jokowi juga mengatakan, dalam rapat terbatas yang membahas tindak lanjut rencana pemindahan ibu kota di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4) awal pekan ini juga belum memutuskan memilih satu dari tiga wilayah tersebut.
Baca Juga: Ini Tiga Provinsi Minim Bencana untuk Pemindahan Ibu Kota Versi BNPB
“Belum diputuskan, akan dikaji aspek lingkungan, daya dukung lingkungan, kebencanaan seperti gempa bumi, dan lain-lain. Tiga tahun ini kita kerja untuk itu,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Diprotes Pengusaha Sawit soal Aturan DHE, Purbaya Tantang Balik: Saya Kejar!
-
OJK Waspadai Efek Domino Operasi Militer AS di Venezuela terhadap Stabilitas Keuangan RI
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Curhat Kena Omel Prabowo, Banyak Kecurangan di Pajak dan Bea Cukai
-
Bahlil Sebut Mandatori B40 Bikin Keuangan Negara Tokcer, Mau Setop Impor Solar di 2026
-
OJK Desak Perbankan Segara Tutup Ribuan Rekening Judi Online
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai Makin Murah Sentuh Rp40 Ribu
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Pantau Saham AS dan Kripto Kini Bisa Lebih Mudah
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026