Suara.com - Berbagai tantangan terus dihadapi PT Pos Indonesia (Persero), khususnya dalam memposisikan bisnisnya di era digital. Sejak awal kehadiran era digital, BUMN orange ini terus berbenah menghadapi disrupsi yang semakin hari semakin menjadi, seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat.
Perlahan tapi pasti, Pos Indonesia kini mulai menata arah kebijakan bisnisnya dengan merelevankan seluruh produk-produk strategisnya dengan layanan digital. Salah satunya, inovasi POSGIRO MOBILE yang merupakan jawaban atas potret bisnis perseroan.
Tidak berhenti di situ, POSGIRO MOBILE diproyeksikan akan terus berkembang dan terintegrasi dengan seluruh layanan produk strategis Pos Indonesia lainnya. Ekonomi digital akan terus semakin berkembang ke depan, seiring perkembangan teknologi.
Era teknologi digital menghadirkan disrupsi pada seluruh sektor bisnis. Disrupsi menjadi masa depan bagi pelaku bisnis yang tengah eforia dengan perubahan pola konvensional menjadi digital.
Namun sebaliknya, bagi pelaku bisnis yang nyaman dengan pola bisnis konvensional, disrupsi merupakan momok dan awal kepunahan. Bagi Pos Indonesia, disrupsi merupakan masa depan yang harus diraih, karena saat ini yang tengah dilakukan Pos Indonesia adalah merombak seluruh dapur bisnisnya dengan merelevankan seluruh aspek-aspek strategis terhadap apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat di era milenial saat ini.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata “disrupsi” memiliki arti, hal yang tercabut dari akarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN