Suara.com - Kemudahan mencari properti melalui akses internet kini diminati masyarakat Indonesia. Head of Real Estate Category OLX Indonesia, Ignasius Ryan Hasyim menjelaskan, masyarakat bisa dengan mudah mencari properti yang diinginkan melalui platform online.
Dengan kelebihan yang dimiliki platform online tersebut, terjadi pergeseran tren jual beli properti dari konvensional ke online.
"Tren jual beli properti sudah bergeser ke online, karena ada keinginan dan kebutuhan membeli rumah lebih mudah. Mereka akan membuat daftar pemilihan untuk membeli properti," ujar Ignasius di Kantor OLX, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019).
Ignasius mencontohkan, rata-rata iklan properti di platformnya berjumlah 335 ribu dan 92 ribu properti terjual setiap bulannya.
Sebagian besar iklan properti yang paling banyak dicari untuk kata kunci yaitu rumah murah.
Ignasius menuturkan, pengguna OLX paling banyak melihat iklan properti mulai harga Rp 200 juta - Rp 900 juta.
Jumlah rumah tersebut paling banyak di cari di kota Depok, Bandung, Tangerang Selatan, Bekasi dan Surabaya.
"Rumah dengan keyword rumah murah di Jabodetabek dijual paling banyak dengan harga Rp 200 juta - Rp 400 juta," terangnya.
Untuk rumah murah yang paling banyak dicari yaitu Depok dengan harga Rp 200 juta - Rp 400 juta. Sedangkan untuk rumah mewah yang paling banyak dicari yaitu Surabaya dengan harga Rp 2 miliar - Rp 3 miliar.
Baca Juga: Daripada Habiskan Uang di Mal, Milenial Lebih Baik Investasi Properti
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun