Suara.com - Pengiriman uang dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di Malaysia ke tanah air selama Ramadan mencapai 316 ribu kali atau meningkat sebesar 118 persen dibandingkan bulan-bulan normal.
“Pengiriman uang di Malaysia melalui BRIFast Remittance meningkat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya,” ujar BRI Remittance Representative Malaysia, Budi Pratama, Kamis (30/5/2019).
Dia memperkirakan pengiriman uang akan terus meningkat mencapai 125 hingga 145 persen sampai usai Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.
“Untuk negara Malaysia volume pengiriman uang selama Ramadan mencapai Rp 1,17 triliun, meningkat sebesar 128 persen di bandingkan bulan-bulan normal sebelum-nya,” katanya.
Sementara itu General Manager Divisi International Bank Rakyat Indonesia (BRI) Amam Sukrianto sebelumnya mengatakan, target transaksi remitansi TKI selama Ramadan sebesar 680 ribu transaksi atau naik 20 persen dari bulan normal.
“Negara yang menjadi penyumbang terbesar adalah Malaysia, Taiwan dan Hong Kong,” kata dia.
Tentang realisasi transaksi remitansi sepanjang Januari-April, dia mengatakan transaksi tercatat sebanyak 2,45 juta transaksi atau tumbuh 118 persen year over year (YOY) dengan fee based income Rp 26,25 miliar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok