Suara.com - Politisi Partai Gerindra Rachel Maryam mengomentari menurunnya minat pemudik menggunakan angkutan udara. Menurutnya salah satu penyebab menurunnya minat masyarakat yaitu mahalnya tiket pesawat.
Dikutip dari akun Twitter pribadinya @cumarachel yang diposting, Sabtu, (8/6/2019), komentar tersebut ditujukan karena mengetahui jumlah pemudik tahun 2019 menurun 1,9 juta. Kemudian, ia mengklaim tarif tol dan BBM dinilai mahal sehingga dikeluhkan masyarakat.
"Akibat keadaan ekonomi yang lesu, di sisi lain tarif tol, BBM, tiket pesawat mahal," tulis @cumarachel yang dikutip Suara.com, Minggu (9/6/2019).
Selain itu, Rachel Maryam yang dahulu dikenal sebagai artis menuturkan melemahnya ekonomi menyebabkan masyarakat memutuskan tidak mudik pada tahun ini.
"Banyak yang mengeluh terpaksa memilih tidak pulang," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui pemudik pesawat udara menurun pada mudik tahun ini. Menurut Budi Karya, pemudik sudah beralih ke angkutan lain.
Penurunan ini tak hanya karena tiket pesawat udara yang mahal. Tetapi banyak pemudik yang penasaran untuk menjajal Jalan Tol Trans Jawa.
"Secara umum memang menurun. Tapi kombinasi. Khususnya untuk bandara-bandara yang ada di Jawa itu menurun lebih banyak karena pindah menggunakan tol," ujarnya, saat ditemui di Posko Mudik Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Senin (3/6/2019).
Baca Juga: Menko Perekonomian: Harga Tiket Pesawat Naik Karena Duopoli
Berita Terkait
-
Rencana Jokowi Undang Maskapai Asing ke Indonesia Dinilai Keliru
-
Menko Perekonomian: Harga Tiket Pesawat Naik Karena Duopoli
-
Arus Mudik 2019, Menhub Akui Penumpang Pesawat Turun Drastis
-
Harga Tiket Pesawat Mahal, Bandara Adi Soemarmo Sepi Penumpang
-
Jokowi Undang Maskapai Asing Agar Tiket Pesawat Murah, Rachel: dari China?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok