Suara.com - Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah mengatakan, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii akan berkunjung ke Sulsel pada akhir Juli 2019 untuk menjajaki investasi di provinsi itu.
Hal tersebut terungkap ketika Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah menerima Konjen Jepang di Kantor Gubernur, Makassar.
"Sulsel ini sudah punya semua yang dibutuhkan oleh investor. Semua sudah dipermudahkan," katanya.
Kunjungan tersebut, menurut dia, akan dikemas dalam acara ramah tamah yang dihadiri seluruh jajaran Pemprov Sulsel.
Selain ramah tamah, lanjut dia, dalam kunjungan Dubes Jepang nanti juga tentu saja akan dibahas peluang investasi yang bisa dikerjasamakan.
"Ini adalah salah satu langkah untuk mendorong peluang bisnis bagi pengusaha, sekaligus investasi di Sulsel," kata Nurdin Abdullah.
Salah satu yang harus diketahui seluruh negara calon investor, biaya kapal sudah murah, karena tidak perlu lagi melalui Surabaya. Dari Makassar bisa langsung ke negara tujuan, dan bisa lebih cepat sampai.
Adapun rangkaian kegiatan yang disiapkan untuk Duta Besar Jepang tersebut, yakni makan malam di Rujab Gubernur, sarapan pagi di Pulau Samalona, ramah tamah di Ruang Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulsel, dan dilanjutkan dengan makan siang. (Antara)
Baca Juga: Seru! Trump dan Xi Jinping Bakal Bertemu di Jepang Bahas Perang Dagang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026