Suara.com - Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kodrat Wibowo meminta para pemain industri kopi untuk melakukan persaingan secara sehat.
Terlebih, tujuan pembentukan UU No.5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, yakni menjaga kepentingan umum meningkatkan efisiensi nasional untuk mensejahterakan rakyat, menjamin kesempatan berusaha yang sama bagi pelaku usaha besar, menengah, dan kecil, mencegah praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat, efektivitas dan efisiensi kegiatan usaha.
"Sebagaimana industri lainnya pun, persaingan juga terjadi di industri kopi, komoditi kebanggaan Indonesia yang akhir-akhir ini menjadi salah satu primadona di pasar domestik dan internasional," kata Kodrat dalam keterangannya, Kamis (29/8/2019).
Direktur Santos Jaya Abadi, Adi Haryono mengatakan, pertumbuhan industri kopi cenderung meningkat, seperti terlihat dari semakin bertumbuhnya coffee shop dan produsen kopi.
Berbagai inovasi pun disiapkan oleh pihaknya, seperti memproduksi produk-produk baru yang berkualitas tinggi, rasanya enak, dan sesuai dengan permintaan pasar.
"Berbagai inovasi baru, termasuk dalam hal distribusi pemasaran juga dilakukan untuk menanggapi meningkatnya permintaan pasar akan produk yang baik dan berkualitas, sesuai dengan selera masyarakat," tutur Adi.
Head of Corporate Communication PT Kapal Api Global, Pangesti Bernardus mengatakan, perusahaan beriinisiatif untuk bekerja sama dengan petani yang dijalin melalui berbagai cara, untuk mendapatkan kualitas kopi yang lebih baik, sustainability produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
"Misalnya kita lakukan pendampingan dalam proses penjemuran, roasting, dan proses-proses lainnya, sehingga kualitas kopi arabika yang diperoleh baik. Langkah lain yang tak kalah penting adalah mencarikan konsumen kopi yang sesuai, sehingga petani bisa mendapatkan manfaat yang terbaik," tandas Pangesti.
Baca Juga: Indro Sarankan Anggota DPR Sering Berbaur di Warung Kopi
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi