Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Agustus 2019 mengalami inflasi 0,12 persen. Inflasi ini disebabkan oleh harga pangan dan emas.
Namun tak hanya harga pangan dan emas, inflasi juga disumbang oleh keniakan uang sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Inflasi paling besar terjadi pada kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga dengan inflasi 1,21 persen. Penyebabnya ada kenaikan uang sekolah SD 0,04 persen uang sekolah SMP dan SMA masing-masing 0,02 persen. Uang kuliah dan Akademi 0,01 persen. Inflasi pendidikan naik karena itu adalah tahun ajaran baru," kata Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Senin (2/9/2019).
Selain itu, tarif sewa rumah juga salah satu penyumbang inflasi Agustus 2019 dengan andilnya sebesar 0,02 persen.
"Tarif sewa naik karena adanya kenaikan berbagai bahan bangunan untuk pemeliharaan rumah misalnya asbes, batu bata, pasir, semen, papan, dan upah tukang," tutur dia.
Sementara itu, pria yang akrab disapa Kecuk ini menambahkan, dari sisi bahan makananan harga cabai merah dan cabai rawit dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,1 persen dan 0,07 persen.
"Jadi penurunan suplai cabai merah di sentra produksi adalah kemarau cukup panjang sebabkan kenaikan harga di 62 kota, misal di Mamuju kenaikannya 54 persen dan Kupang 14 persen," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang