Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengungkapkan banyak perlintasan sebidang yang tak berizin. Tercatat, sebanyak 3.419 perlintasan ilegal tanpa pintu kereta dan penjagaan petugas.
Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro mengatakan, saat ini hanya 1.223 perlintasan sebidang yang resmi atau dijaga. Ia melanjutkan, dengan makin banyaknya perlintasan sebidang ilegal, maka makin tinggi tingkat kecelakaannya.
"Sedangkan perlintasan tidak sebidang baik berupa flyover maupun underpass berjumlah 349," kata dia, saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (6/9/2019).
Menurut Edi, kemunculan perlintasan sebidang memang seringkali sengaja dibuat oleh masyarakat itu sendiri. Dia menjelaskan, perlintasan sebidang dibuat sebagai jalan pintas menuju suatu tempat.
"Memang perlintasan ini pertama jangan sampai muncul lagi perlintasan tak resmi ini, karena seringkali, di luar dari pengawasan membuat perlintasan untuk jalan lalu dibuka buat motor lalu dibuat untuk mobil ini jangan muncul dulu, yang ada dicarikan solusi atau ditutup," tutur dia.
Kendati demikian, Edi mengungkapkan dalam rentang tahun 2018 hingga Juni 2019 sebanyak 311 perlintasan tidak resmi telah ditutup oleh KAI.
"Kalau untuk permanen ya tadi saya katakan sudah tak boleh lagi perlintasan sebidang, meskipun pengerjaannya dicicil karena engga mungkin anggarannya terlalu besar 6.000-an," pungkas dia.
Tag
Berita Terkait
-
Terobos Palang Pintu Perlintasan Kereta Api, 76 Nyawa Melayang
-
Belasan Orang Tewas Tertabrak Kereta Didominasi Akibat Swafoto
-
Mulai 1 September 2019, Pesan Tiket KA Lokal Hanya Bisa via KAI Access
-
Rayakan Kemerdekaan RI, Petugas di Stasiun Jember Kenakan Pakaian Pejuang
-
JKT48 Akan Bergulat Melawan Tim eSports PT KAI di Yogyakarta
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran