Suara.com - Produsen pesawat Boeing Company mengklaim telah membayarkan sebagian dana bantuan kepada korban kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia. Sebanyak, 144,5 ribu dolar Amerika Serikat (AS) telah disalurkan dari total 50 juta dolar AS dana bantuan.
Seperti dilansir Reuters, dana ini disalurkan melalui pengacara di Washington, Ken Feinberg dan Camille S Biros yang menerima klaim dari keluarga korban. Pengajuan klaim terakhir pada 31 Desember 2019.
"Kami akan menemui semua ahli waris ini, dan memastikan dana akan aman sekaligus terjamin. Sebuah tantangan nyata, karena keluarga korban ini berada di 35 negara ," kata Ken Feinberg.
Untuk diketahui, dalam sebuah pernyataan, Dennis Muilenburg, Chief Executive Officer (CEO) Boeing mengatakan perusahaan merasa simpati kepada keluarga dan orang-orang terkasih atas kecelakaan itu.
"Pembukaan dana ini adalah langkah penting dalam upaya kami untuk membantu keluarga yang terkena dampak," tukasnya.
Boeing juga mengumumkan pada Juli 2019 bahwa mereka berencana untuk menghabiskan 50 juta dolar AS tambahan untuk mendukung pendidikan dan pemberdayaan ekonomi di masyarakat yang terkena dampak.
Hampir 100 tuntutan hukum telah diajukan terhadap Boeing oleh setidaknya selusin firma hukum yang mewakili keluarga korban kecelakaan Ethiopian Airlines, yang datang dari 35 negara yang berbeda, termasuk sembilan warga negara AS dan 19 warga Kanada.
Tuntutan hukum menyatakan bahwa Boeing merancang sistem kontrol penerbangan otomatis. Sistem ini memiliki cacat, secara teknis mengarahkan posisi hidung pesawat lebih rendah dan terjadi pada kasus di Ethiopia dan Indonesia.
Baca Juga: Juara di GP F1 Singapura, Sebastian Vettel Sebenarnya Anak Motor?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
-
Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya
-
Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!
-
Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah
-
UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!
-
Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen
-
Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik
-
Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya
-
Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan
-
Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan