Suara.com - Pepsi minuman berkarbonasi asal Amerika Serikat (AS) dikabarkan tidak lagi jualan di Indonesia mengingat habisnya masa kontrak Pepsi dengan PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM).
Berdasarkan kesepakatan antara AIBM dan PepsiCo Inc, minuman Pepsi tak lagi dijual mulai 10 Oktober 2019.
Hengkangnya PepsiCo Inc dari Indonesia otomatis memboyong minuman-minuman produksinya. Dilansir dari Moneysmart.id jaringan Suara.com, berikut ini 4 minuman yang juga bakal hilang di Indonesia.
1. Mirinda
Produk minuman berkarbonasi pertama yang bakal hilang dari peredaran adalah Mirinda. Sebagian dari kamu mungkin sudah familiar dengan minuman dengan rasa buah ini dan saat Pepsi hengkang, mau tak mau merek ini pun ikut hilang.
Mirinda sendiri pertama diperkenalkan di negara Spanyol pada tahun 1959. Dalam bahasa Inggris nama merek ini memiliki arti ‘admirable’ atau mengagumkan.
2. 7Up
Selanjutnya PepsiCo memiliki lisensi atas merek 7Up yang merupakan minuman berkarbonasi rasa lemon lime. Bisa dikatakan ini merupakan pesaing dari Sprite yang diproduksi oleh Coca Cola.
Terdapat beberapa versi dari minuman ini seperti Diet 7Up untuk yang sedang ingin mengurangi konsumsi gula, Cherry 7Up buat kamu yang suka dengan rasa buah cherry dan Orange 7Up untuk yang suka dengan sensasi rasa jeruk.
Baca Juga: Marak Minuman Kopi Jadi Salah Satu Alasan Pepsi Angkat Kaki dari Indonesia
3. Mountain Dew
Ketiga ada Mountain Dew yang mungkin bisa dibilang paling asing dibandingkan kedua merek sebelumnya.
Minuman berkarbonasi ini memanfaatkan sirup jagung, jus jeruk dan senyawa asam untuk memberikan sensasi segar kepada para konsumennya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah