Suara.com - Memperingati hari jadi Tokomodal yang ke-2, Tokomodal bersama Alfamart sebagai mitra berkunjung sekaligus memberikan bantuan meliputi renovasi, cat warung, rak display serta produk dagangan kepada dua Outlet Binaan Alfamart (OBA) yaitu warung berskala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Anyer, Banten yang terkena dampak bencana tsunami pada Desember tahun lalu.
“Saya pikir Tokomodal fokus membantu UMKM, sehingga perayaan hari ulang tahun tidak sesuai dengan pesta meriah atau gala dinner, melainkan pas jika dilakukan dengan kunjungan ke warung yang paling merasakan manfaat dari bantuan kami, apalagi mereka menjadi korban tsunami,” ujar Co-Founder dan CEO Tokomodal, Chris Antonius dalam keterangannya, Senin (28/10/2019).
Bobby, pemilik OBA, mengaku senang dengan bantuan yang diberikan. Dia menuturkan bahwa ketika tsunami terjadi, warungnya sempat rusak, bahkan dirinya dan istri sempat terpisah ketika berusaha menyelamatkan diri.
Bobby juga menyebut selama ini sudah merasa terbantu untuk kembali membangkitkan usaha warung yang menjadi sumber pendapatannya itu dengan pinjaman dari Tokomodal sejak satu tahun belakangan serta penyediaan produk dari Alfamart.
“Barang dagangan saya jadi lebih komplit dan banyak, dibandingkan dulu produknya itu-itu saja. Pinjaman ini sangat membantu kehidupan saya. Kalau sekarang saya dapat untungnya sehari bisa Rp 300.000. Apalagi saat weekend, karena pembeli ramai sekali, saya harus ambil barang lebih banyak, keuntungan juga sangat meningkat bisa sampai Rp 500.000,” kata Bobby yang sudah menjalankan usaha warung sejak enam tahun lalu itu.
Selain berdampak pada keuntungan usaha yang meningkat, Bobby mengaku bahwa ia kini bisa memanfaatkan ponsel pintar untuk menjalankan usaha warung kecilnya. Dia menilai, pengoperasian aplikasi untuk mengajukan pinjaman modal serta pemesanan barang bisa dilakukan dengan mudah.
“Awalnya saya tidak paham cara pakai handphone Android, lalu diajari oleh tim, sehingga sekarang kalau ingin pinjam modal dan pesan barang saya sudah bisa sendiri, karena semua harus lewat aplikasi. Saya tinggal klik saja, mudah tetapi aman karena harus pakai kode,” ucap Bobby.
Sementara itu, pemilik OBA lainnya yang dikunjungi serta diberikan bantuan, Tina, mengaku terharu dengan bantuan yang dia dapatkan. Tina juga menyebut dirinya merasakan perbedaan ketika dahulu menjalankan usaha secara konvensional dan setelah bergabung dengan Alfamikro serta mendapat pinjaman dari Tokomodal.
“Lebih enak sekarang, karena saya dikasih barang dagangan tanpa membayar di awal. Saya berjualan dulu, setelah dapat uang hasil jualan baru membayar. Walaupun jangka waktu mengembalikan setiap tujuh hari, tetapi dua-tiga hari biasanya sudah bisa balik modal dan bisa membayar,” kata Tina.
Baca Juga: UMKM Ngeluh, Masih Saja Sulit Dapat Pinjaman dari Perbankan
Dengan kunjungan dan pemberian bantuan kepada OBA pada hari jadi yang ke-2 tersebut, Tokomodal ingin menunjukkan komitmen untuk terus berfokus pada peningkatan produktivitas warung-warung skala UMKM.
“Ketika awal memulai, kami bertanya kepada pelaku segmen UMKM yang tidak terjangkau pinjaman bank konvensional tentang apa yang mereka butuhkan, ternyata keterbatasan modal. Kami terinspirasi memberikan pinjaman berupa modal usaha, dari situ ada peningkatan produktivitas mereka karena barang yang akan dijual bisa lebih banyak dan lebih bervariasi,” ucap Co-Founder dan CEO Tokomodal, Chris Antonius.
Chris menekankan bahwa skema pinjaman Tokomodal yang non-tunai merupakan upaya utama untuk mencapai peningkatan produktivitas UMKM tersebut. Karena menurut ia, jika pinjaman diberikan dalam bentuk tunai maka akan memicu perilaku konsumtif peminjam dana.
Dalam menjalankan skema pinjaman itu, Tokomodal menggandeng Alfamart sebagai mitra yang dianggap memiliki ekosistem pembinaan UMKM yang baik.
Pinjaman modal diajukan oleh pelaku UMKM melalui aplikasi yang kemudian ditindaklanjuti dengan disalurkan langsung oleh pihak Tokomodal kepada Alfamart sehingga pada hasil akhir, peminjam akan mendapatkan produk konsumsi sehari-hari dari Alfamart untuk dijual kembali di warungnya.
“Sinergi dari jangkauan keuangan inklusif Tokomodal serta jangkauan distribusi geografis Alfamart berupa consumer goods hingga ke pelosok daerah membuat pelaku UMKM binaan bisa merasakan manfaat nyata untuk melangsungkan usahanya,” kata Chris menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Klaim Swasembada Dibayangi Risiko, Pengamat Ingatkan Potensi Penurunan Produksi Beras
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya
-
Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran