Suara.com - Ralali.com sebagai B2B platform yang telah memberdayakan UMKM di Indonesia melalui ekosistem digitalnya, mendapat pengakuan kelas dunia dengan membawa dua penghargaan internasional sekaligus.
Alexander Lukman selaku Chief Operating Officer Ralali.com mengatakan, apresiasi ini diterima langsung di Dubai melalui InterCon “Top 50 Tech Companies Awards”. Penghargaan lainnya didapat melalui Red Herring Top 100 Asia Awards Winner di Thailand.
Red Herring Top 100 Asia Awards telah memberikan apresiasi penghargaan untuk perusahaan berbasis teknologi di dunia selama 23 tahun.
Selain itu Red Herring Top 100 Asia Awards juga menjadi yang pertama mengakui bahwa Google, Facebook, Kakao, Alibaba, Twitter, Rakuten, Salesforce.com, Xiaomi and YouTube mampu mengubah wajah dunia dan pekerjaan di masa depan.
“Ralali.com berterima kasih kepada penyelenggara serta panelis dari dua ajang penghargaan kelas dunia dari Red Herring Asia dan InterCon 2019. Sebagai B2B platform yang menawarkan one-stop-solution berbasis teknologi termasuk web dan aplikasi mobile untuk melakukan pemesanan kebutuhan usaha pelaku UMKM dari berbagai sektor bisnis, pengakuan dan apresiasi ini menjadi energi tambahan untuk meningkatkan kinerja dan dampak Ralali.com untuk UMKM di Indonesia,” ungkap Alexander Lukman dalam keterangannya, Senin (4/11/2019).
The Internet Conference atau InterCon adalah ajang konferensi untuk berbagai perusahaan teknologi seluruh dunia yang dinilai memberikan inovasi terbaik dan berdampak melalui bidang teknologi.
Penghargaan yang diberikan InterCon kepada Ralali.com ini memiliki tujuan untuk mengapresiasi dan mengakui perusahaan teknologi yang mampu memberikan terobosan baru untuk dunia teknologi.
Parameter seperti jangkauan, dampak pada industri, semangat inovasi, kesiapan untuk masa depan dan permintaan pasar menjadi poin-poin yang diperhitungkan.
Pengakuan ini tidak lepas dari proses yang telah dilalui dan inovasi berdampak yang telah dihadirkan Ralali.com untuk UMKM Indonesia selama 6 tahun. Hingga saat ini, Ralali.com dengan misinya mempermudah UMKM dalam pemenuhan kebutuhan usaha (sourcing), pengembangan usaha (scaling) dan penguatan usaha (sustaining) telah mempertemukan lebih dari 700.000 UMKM dengan 14.000 produsen yang 11.000 diantaranya adalah produsen langsung atau principal.
Baca Juga: Supaya Mandiri, Bos Tokopedia Minta Pemerintah Tak Manjakan UMKM
“Selain solusi pemenuhan kebutuhan usaha, pembiayaan untuk UMKM juga tersedia sejak 2018. Hal ini menunjukan kami membangun ekosistem digital yang komprehensif untuk pelaku bisnis dan UMKM. Inovasi ini ternyata mampu dipercaya memenangkan kategori Internet/Online (ISP, B2B, B2C) dari Red Herring Top 100 Asia Awards Winner,” ungkap Alex.
Dalam rangka memperkuat ekosistem digital yang ada, Ralali.com turut menghadirkan platform BIG Agent yang memberdayakan SDM dan pelaku bisnis untuk mempermudah proses KYC (know your customers).
Platform ini bertujuan untuk mendorong pemerataan ekonomi di Indonesia melalui kolaborasi jutaan tenaga kerja Indonesia dengan terhubung melalui platform berbasis teknologi.
Terbaru ini, proporsi jumlah Sahabat Ralali.com (UMKM atau pembeli) mencapai 700.000 didominasi oleh pelaku usaha retail seperti warung kelontong, toko baju, toko HP, toko komputer (yang tergabung dalam kategori bisnis BIG Mart), disusul oleh pelaku usaha kuliner seperti catering, cafe hingga restoran (tergabung dalam kategori bisnis BIG Resto) dan peringkat ketiga yakni pelaku usaha otomotif seperti bengkel motor atau mobil, toko oli hingga spare part kendaraan (tergabung dalam kategori bisnis BIG Auto).
Ralali.com mengantisipasi bahwa lanskap ritel B2B akan berubah di masa depan, karena itu Ralali.com selalu berupaya tetap relevan dengan perkembangan ekonomi digital terkini. Melalui platform Ralali.com, UMKM dengan nyaman dapat mencari dan terhubung ke para pemasok utama melalui ponsel mereka.
Di sisi lain, penjual dapat hadir di pasar dan terhubung ke segmen pembeli sesuai target dalam sekejap. Semua ini terjadi seiring dengan munculnya pola konsumsi baru yang berfokus pada data dan pengalaman konsumen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga
-
DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026
-
IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara