Suara.com - Senior Vice President IAPMO Group Indonesia Shirley Dewi mengungkapkan saat ini masyarakat Indonesia dianggap masih kurang sadar akan pasokan air yang benar-benar bersih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
"Mohon maaf yah, mungkin kalau di Indonesia kesadaran pasokan air bersih yang layak masih kurang. Kalau kita mungkin biasa menggunakan PDAM untuk sumber air bersih, tapi kita tidak tahu apakah itu benar-benar bersih, ketika kita masak mungkin bakteri akan mati, tapi kalau metal bagaimana," kata Shirley saat ditemui di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Rabu (6/11/2019).
Untuk itulah, Shirley bilang IAPMO hadir sebagai sebuah perusahaan yang berkantor pusat di Amerika Serikat yang memiliki kantor cabang di beberapa negara di antaranya Amerika Serikat, Kanada, Australia, India, dan Cina dengan bidang usahanya bergerak dalam bidang plambing, hadir memperkenalkan produk-produk plambing yang saat ini menyasar wilayah Indonesia.
"Kami dari IAPMO memberikan teknologi, kita memberi edukasi untuk sistem plambing kepada pemerintah Indonesia melalui BSN dan Kementerian PUPR itu secara cuma-cuma. Jadi teknologi kami berikan dan standar SNI itu untuk sistem plambing kita berikan cuma-cuma untuk membangun Indonesia, kami ini seperti NGO," katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, air baku tidak akan bermanfaat apabila tidak didukung dengan sistem plambing yang baik. Air baku dapat terkontaminasi, apabila sistem plambing tidak memenuhi standar dan dapat membahayakan kesehatan manusia.
"Kan bahaya sekali kena berbagai macam penyakit, air tidak sehat bisa menyebabkan asma, cancer," katanya.
Dia menambahkan bahwa negara berkembang seperti Indonesia, pencemaran mikroorganisme, bakteri atau virus terhadap badan air, maupun dalam sumber air minum merupakan kasus yang sering terjadi dan perlu segera diwaspadai.
"Kita bekerja sama juga dengan Kementerian PUPR untuk sertifikat layak fungsi. Jadi kita membantu mereka juga untuk inspeksi aspek kesehatan," katanya.
Baca Juga: Pemprov DKI dan PDAM Sepakat Wujudkan Air Bersih bagi Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
Terkini
-
Harga Pangan Nasional 30 Januari Kompak Turun, Beras hingga Cabai Ikut Terkoreksi
-
Tokocrypto Cetak Rekor Transaksi Rp160 Triliun di 2025
-
AXA Mandiri Kenalkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS, Ini Keuntungannya
-
Target Baru Danantara ke Garuda Indonesia: Kinerja Bisa Positif di 2026
-
Bank Jago Catat Pengguna Fitur Kantong Meningkat, Terbanyak dari Gen Z
-
Thomas Djiwandono Masuk BI Tapi Tak Ada Pengalaman Moneter: 1,5 Tahun Saya Wamenkeu, Silakan Lihat
-
Emas Antam Terperosok, Tapi Masih Dibanderol Rp 3,12 Juta/Gram
-
Meski IHSG Rebound, Rupiah Justru Ambles ke Level Rp 16,797 Pagi Ini
-
IHSG Anjlok, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri
-
Siapkan Dana Rp 5 T, Catat Jadwal BBCA Lakukan Buyback Saham