Suara.com - Harga minyak dunia turun dipicu mencuatnya kekhawatiran pasar terhadap perkembangan terbaru hubungan antara Amerika Serikat dan China.
Seperti mengutip Reuters Selasa (12/11/2019) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember 2019 turun 38 sen menjadi 56,86 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah untuk pengiriman Januari 2020 merosot 33 sen menjadi 62,18 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Presiden AS Donald Trump pekan lalu menyatakan AS tidak menyetujui beberapa pembatalan tarif terhadap produk yang diimpor dari China.
Pernyataan tersebut mencuatkan kembali kekhawatiran para investor terhadap kondisi perdagangan global.
Harga minyak dunia juga terpengaruh rencana pertemuan OPEC (Organization of the Petroleum Countries) dengan negara-negara produsen minyak mentah lainnya seperti Rusia pada awal bulan depan.
Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan kesepakatan baru terkait pengurangan produksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan
-
Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni
-
Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan
-
Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau
-
Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali
-
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?
-
Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300
-
Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN