Suara.com - Restoran makanan cepat saji Burger King digugat oleh pelangganya di Amerika Serikat. Hal ini lantaran Burger khusus orang vegetarian atau lebih dikenal Impossible Whopper ternyata terkontaminasi daging.
Seperti dilansir Reuters, pelanggan tersebut adalah Phillip Williams yang menggugat restoran cepat saji spesialis Burger itu di pengadilan federal Miami, Amerika Serikat.
Dalam gugatanya, Phillip menuduh bahwa Impossible Whopper tak 100 persen untuk vegetarian. Karena, burger vegetariannya dipanggang di panggangan yang sama dengan burger dagingnya.
Sehingga, menurut Phillip, dengan cara memasak itu membuat burger vegetarian terkontaminasi.
Sementara, Burger King, unit Restaurant Brands International Inc yang berbasis di Toronto, menolak berkomentar.
Tak hanya Burger King, Pengacara Williams juga menolak berkomentar tentang penafian atau opsi memasak yang tersedia.
Untik diketahui, Impossible Foods Inc, yang membantu menciptakan Impossible Whopper yang dirancang untuk pemakan daging yang ingin mengonsumsi lebih sedikit protein hewani, bukan untuk vegan atau vegetarian.
"Untuk orang-orang yang benar-benar vegan, ada prosedur persiapan gelombang mikro yang mereka boleh minta di toko mana pun," kata Dana Worth, kepala penjualan Impossible Foods.
Baca Juga: Viral, Tikus Masuk Penggorengan Kentang, Restoran Cepat Saji Texas Ditutup
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300
-
Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya