Suara.com - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus skandal gagal bayar klaim asuransi polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Ketika ditanya terkait investasi Jiwasraya di sejumlah saham gorengan, Hoesen pun bergeming tak mau berkomentar. Diketahui Hoesen pernah menjabat sebagai Direktur Penilaian Perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Jiwasraya aku engga bisa komentar karena itu sudah jadi masalah hukum," kata Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019) kemarin.
Selain Hoesen, tiga orang lainnya juga diperiksa Kejagung. Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono saat dikonfirmasi wartawan.
"H selaku Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal anggota Dewan Komisioner OJK. R, selaku Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank/anggota Komisioner OJK," kata Hari.
Sebelumnya, Kejaksaaan Agung memanggil dua orang saksi lainnya terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Salah satu yang diperiksa Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung dalam kasus gagal bayar Jiwasraya adalah Eldin Rizal Nasution.
Eldin Rizal Nasution sendiri diketahui pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Bancassurance PT Asuransi Jiwasraya pada 2017 silam.
Berdasarkan pantauan Suara.com hingga pukul 18.50 WIB Senin (30/12/2019) kemarin, Eldin masih dalam pemeriksaan Kejaksaan Agung di Gedung Bundar, Jampidsus, kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta.
Untuk diketahui, Eldin tampak melewati ruangan layanan terpadu Jampidsus. Ia tampak mengenakan kemeja berwarna biru dongker dan tali kartu berwarna hijau.
Baca Juga: Diperiksa 12 Jam Terkait Kasus Jiwasraya, Ini Pengakuan Bos Bancassurance
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham
-
Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini
-
Motor Listrik MBG Pesanan BGN Rp56 Juta, di Marketplace Cuma Rp10 Juta?
-
Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel
-
IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini
-
Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi