Suara.com - Momen perayaan tahun baru dimanfaatkan sebagian masyarakat berburu barang diskonan di berbagai pusat perbelanjaan.
Misalnya saja masyarakat di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah yang memadati pusat perbelanjaan dengan tujuan berburu produk-produk yang mendapat diskon atau potongan akhir tahun 2019.
Kartika, warga Kota Palangka Raya mengatakan sengaja meluangkan waktu untuk mendatangi sejumlah pusat perbelanjaan yang menawarkan potongan harga akhir tahun.
"Saat akhir tahun banyak barang yang diskon besar-besaran hingga dapat potongan harga 50+20 persen," kata ibu dua anak ini.
Meski harus antre cukup panjang karena padatnya pengunjung saat akan membayar, ia mengaku keadaan tersebut tidak menjadi masalah mengingat sebanding dengan diskon yang diberikan.
"Saya membeli pakaian dan barang elektronik di sini. Harganya beda jauh dari biasanya karena dari Rp 400 ribu lebih turun menjadi Rp 200 ribu-an. Saya hanya mencari barang yang diskon atau promo saja," katanya.
Zainab, warga Buntok, Kabupaten Barito Selatan mengaku awalnya datang ke Palangka Raya hanya untuk berlibur akhir tahun. Namun usai mendapati sejumlah barang dapat potongan harga, ia juga tak bisa menahan keinginan untuk berbelanja.
"Selain untuk menyambut libur kami juga sekalian menengok anak yang sedang kuliah di sini. Pusat perbelanjaan Metos menjadi salah satu yang saya kunjungi. Awalnya ingin jalan-jalan saja, tapi saat melihat diskon saya langsung berbelanja," katanya.
Kurnia, seorang penjaga parkir mengatakan, sejak memasuki libur Natal dan tahun baru, pusat perbelanjaan modern itu semakin dipadati pengunjung.
Baca Juga: Tahun Baru, 5 Tempat Hiburan Ini Punya Diskon dan Promo Seru
"Memang jika libur panjang jumlah pengunjung membludak. Hal itu karena banyak warga yang memiliki saudara di kampung berlibur ke sini. Jika hanya warga Palangka saja, pengunjung tidak akan ramai ini," katanya.
Berdasarkan pantauan, pusat perbelanjaan modern di Kawasan Jalan Yos Sudarso seperti Megatop Trade Center (MTC) yang di dalamnya ada Hypermart dan Matahari yang banjir diskon dipadati pengunjung.
Para pengunjung pun sebagian memilih lokasi parkir di luar yang disediakan pihak pengelola. Akibatnya banyak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, harus parkir di bahu jalan bahkan hingga di seberang jalan dan halaman pertokoan di sekitar MTC.
Tak hanya di lokasi tersebut, sejumlah toko di Kota Palangka Raya yang menyediakan diskon akhir tahun pun, jumlah pengunjung juga terlihat lebih ramai dari hari biasa. Besaran diskon di sejumlah toko pun bervariasi mulai 20 persen hingga ada yang lebih dari 50 persen dari harga normal. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru