Suara.com - Iuran BPJS Kesehatan telah resmi naik 100 persen mulai 1 Januari 2020. Dengan naiknya iuran BPJS Kesehatan, sebanyak 74 orang warga peserta mandiri yang terdaftar di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Banda Aceh memilih untuk pindah kelas.
Kenaikan iuran BPJS Kesehatan yakni untuk kelas I menjadi Rp 160 ribu dari Rp 80 ribu per bulan, kelas II menjadi Rp 110 ribu dari Rp 51 ribu per bulan, dan kelas III menjadi Rp 42 ribu dari semula Rp 25 ribu per bulan.
"Di bulan Desember lalu ada 47 orang warga yang pindah kelas dan 27 orang di bulan November," kata Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Kantor Cabang Banda Aceh Maryadi Usman, Selasa (7/1/2020) kemarin.
Dia menyebutkan kenaikan iuran resmi berlaku berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.
"Turunnya ada yang beragam, ada yang dari kelas I turun ke kelas II, atau dari kelas I langsung turun ke kelas III, jadi tergantung masyarakatnya mau turun ke kelas berapa," katanya.
Lebih lanjut, BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh membawahi lima kabupaten/kota seperti Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar dan Pidie Jaya.
Animo masyarakat ingin turun kelas itu lantaran biaya iuran yang naik drastis, maka warga mencari yang lebih murah. Tercatat di BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh sebanyak 12.275 peserta mandiri data per 31 Desember 2019.
"Di Aceh tidak ramai yang mandiri, kita banyak yang terdaftar di JKA (Jaminan Kesehatan Aceh) jadi enggak perlu turun kelas karena dibayar pemerintah, kelas III," katanya. (Antara)
Baca Juga: BPJS Kesehatan Tak Akan Dapat Suntikan Dana Segar dari Pemerintah di 2020
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034
-
Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara
-
ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar
-
Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet
-
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
-
Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita