Suara.com - Direktur Utama PT PLN (Persero) yang baru saja diangkat Menteri BUMN Erick Thohir, Zulkifli Zaini melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Senin (28/1/2020).
RDP ini merupakan pengalaman yang pertama bagi Zulkifli Zaini, dalam rapat yang dipimpin oleh Sugeng Suparwoto, Zulkifli berjanji bakal memimpin PLN sesuai dengan good corporate governance dan menghilangkan potensi konflik kepentingan.
"Pertama PLN ke depan adalah PLN yang bekerja berdasarkan good corporate governance dan yang terpenting bahwa kami berusaha tidak memiliki conflict of interest (konflik kepentingan)," kata Zulkifli dalam RDP tersebut.
Tak hanya soal itu, Zulkifli juga bilang dibawah nahkodanya dia juga berjanji bakal tidak melakulan pemborosan anggaran dengan cara melakukan efisiensi besar-besaran agar kinerja keuangan PLN, agar jauh lebih baik lagi.
"Jadi kami pesankan kepada seluruh jajaran untuk menjaga kinerja keuangan yang baik, rasio keuangan yang baik, EBITA yang baik dan efisien. Penting sekali PLN jadi perusahaan yang efisien," kata Zulkifli.
Menurut dia dengan efisiensi, dirinya bisa menjalankan mandat dari pemerintah dengan baik.
"Tidak ada satu perusahaan bisa melaksanakan mandat apabila keuangannya tidak baik," katanya.
Informasi saja dalam RDP kali ini akan membahas Kinerja PLN sepanjang 2019, selain itu Komisi VII juga akan meminta penjelasan PLN terkait kesiapan PLN dalam menyambut era kendaraan listrik.
Baca Juga: Mulai Bekerja, Panja Jiwasraya Bakal Panggil Erick hingga Eks Menteri BUMN
Berita Terkait
-
Rapat Perdana, Bos Anyar PLN Langsung Kena Semprot Komisi VII
-
Yenny Wahid Komisaris Garuda, Erick Thohir: Pramugari Ada yang Melindungi
-
3 PR Besar Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dari Erick Thohir
-
Jadi Bos Garuda, Menteri Erick Thohir Beri Pesan Ini ke Triawan Munaf
-
Erick Thohir Berharap Triawan Munaf Bisa Poles Citra Garuda Indonesia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara