Suara.com - Kementerian BUMN bakal memperbaiki Wisma Atlet Kemayoran. Pasalnya, Wisma Atlet tersebut bakal dipergunakan untuk penampungan pasien virus corona.
Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi, Arya Sinulingga mengatakan, sebanyak 2 tower yang terdiri dari 2.000 kamar disiapkan sebagai Rumah Sakit penampungan pasien virus Corona.
"Ini lagi diperbaiki fisiknya dan strukturnya untuk rumah sakit, nanti beberapa lantai akan dipakai sebagai isolasi," ujar Arya kepada wartawan lewat video conference di Jakarta, Kamis (19/3/2020).
Arya melanjutkan, nantinya perbaikan tersebut akan dikerjakan oleh BUMN-BUMN karya. Adapun biaya perbaikan itu disediakan oleh pemerintah.
"Dikerjakan oleh BUMN karya PTPP, Waskita, Adhi, Wijaya Karya mereka bagi-bagi," ucap Arya.
Arya menambahkan, Menteri BUMN Erick Thohir juga menugaskan PT Hotel Indonesia Natour (Persero) yang mengelola semua manajemen mulai dari kebersihan hingga sanitasi.
"Untuk kamarnya sama aja kebersihan, karena 2.000 kamar yang dikelola. Sanitasi juga mereka yang kelola," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari